Beranda Warganet Yusuf Kalla mendorong peningkatan sumber daya manusia, dimulai dari masjid.

Yusuf Kalla mendorong peningkatan sumber daya manusia, dimulai dari masjid.

Palu (ANTARA) –

Pengurus Pusat Masjid Indonesia (PP DMI) Yusuf Kalla menyerukan peningkatan sumber daya manusia (SDM), dimulai dari masjid.
“Seperti di masa Nabi, masjid menjadi tempat penghakiman, tempat belajar, tetapi sekarang setiap orang memiliki tempatnya sendiri, masjid harus menjadi tempat refleksi sehingga peningkatan sumber daya manusia kita dimulai, ” kata Yusuf Kalla saat memberikan sambutan pada pembukaan Nurul Yakin Islamic Center di Palu, Selasa.

Ia menjelaskan, keinginan seluruh warga untuk maju bersama harus bisa dimulai dari 800.000 masjid yang tersebar di seluruh Indonesia.
Sebab hingga saat ini, kehadiran masjid di tengah-tengah masyarakat telah memberikan rasa kekhidmatan dan nilai yang sangat penting ketika menjalankan tugas sebagai warga negara yang taat kepada pemimpin.

Beginilah seharusnya, setiap masjid harus meningkatkan kualitasnya agar dapat terus membangkitkan rasa cinta masyarakat terhadap masjid itu sendiri, serta terhadap bangsa dan negara.
“Kalau ada masjid tapi tidak ada jamaahnya, siapa yang akan makmur, karena itu hubungan antara masjid dengan pengurus masjid dan jamaah menjadi poin penting yang harus diisi dengan kegiatan positif. Jika kualitas masjid bagus, maka paroki pasti akan lebih baik lagi,” jelas Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2004-2009 itu.

Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia Yusuf Kalla berbicara pada pembukaan Masjid Nurul Yakin Islamic Center yang digagas Bank Negara Indonesia (BNI) di Kota Pali, Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (7/5/2022). ANTARA/Muhammad Izfaldi
Ia mengatakan tiga hal yang bisa membuat masjid berkembang: pertama membangun masjid, kemudian memelihara masjid dan menjalankan masjid atau menyelenggarakan masjid.
“Tanpa kerjasama ketiga unsur tersebut, fungsi masjid tidak akan terwujud,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia berharap keberadaan masjid dan Islamic Center yang baru dibuka ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan keagamaan yang baik.

“Tidak hanya berfungsi sebagai tempat pendidikan bagi umat, tetapi juga memberikan rasa nyaman dalam beribadah bagi umatnya, serta sebagai Islamic center yang dibangun di atas tanah wakaf sebagai simbol persatuan umat. ulama dan umar,” kata Yusuf Kalla.

Artikulli paraprakKemenkumham: Promosi Massal Bikin Pemberantasan Judi Online Sulit
Artikulli tjetërMenjelang Idul Adha, Pekalongan dan Palangka Raya siapkan satgas PMK