Beranda Nusantara Waspadai kemungkinan hujan lebat dan angin kencang di beberapa provinsi.

Waspadai kemungkinan hujan lebat dan angin kencang di beberapa provinsi.

Cuaca berubah sangat cepat

Jakarta (ANTARA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat tentang kemungkinan hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang dapat terjadi di beberapa provinsi di Indonesia pada Kamis.

Dalam sistem peringatan dini cuaca, BMKG memprediksi daerah-daerah yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir atau angin kencang, seperti Aceh, Bengkulu, Gorontalo.

Kemudian Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Maluku, Papua Barat, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.

Khusus di wilayah DKI Jakarta pada hari Kamis, cuaca cenderung cerah atau cerah berawan pada siang hari dengan suhu rata-rata sekitar 23-32 derajat Celcius dan kelembaban 50-90 persen.

Kepala BMKG Dvikorita Karnavati meminta penyedia jasa penyeberangan untuk tidak mengabaikan informasi cuaca yang rutin dirilis BMKG. Ini adalah tindakan mitigasi dan proaktif yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan transportasi.

“Indonesia merupakan negara kepulauan dengan banyak pelabuhan dan dermaga yang melayani jasa penyeberangan. Hampir 65 persen wilayah Indonesia tertutup perairan, sehingga informasi cuaca laut sangat penting untuk menjamin keselamatan lalu lintas di perlintasan perbatasan,” ujarnya.

Dvikorita menjelaskan, kondisi cuaca sangat mempengaruhi kelancaran dan keselamatan pelayaran. Kemungkinan hujan, badai, angin dan gelombang tinggi selama perjalanan sangat tinggi.

Apalagi, kata dia, Indonesia dan negara-negara lain di dunia menghadapi perubahan iklim yang menyebabkan pergeseran pola musim dan suhu udara, sehingga meningkatkan frekuensi dan intensitas bencana hidrometeorologi.

“Perubahan cuaca terjadi sangat cepat dan tidak merata, yang dipengaruhi oleh banyak faktor. Oleh karena itu, kami juga terus meningkatkan kecepatan, akurasi, dan keandalan prakiraan cuaca di seluruh lokasi,” katanya.

Artikel sebelumyaTiga Harimau Sumatera Ditemukan Mati di Aceh Selatan
Artikel berikutnyaGunung Merapi melontarkan lahar panas sebanyak 18 kali dengan jarak hingga 1,5 km.