Beranda Nusantara Waspadai kemungkinan hujan lebat dan angin kencang di beberapa provinsi.

Waspadai kemungkinan hujan lebat dan angin kencang di beberapa provinsi.

Jakarta (ANTARA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat tentang kemungkinan hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang dapat melanda beberapa provinsi di Indonesia pada Selasa.

Dalam sistem peringatan dini cuaca, BMKG memprediksi daerah-daerah yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir atau angin kencang, seperti Aceh, Bangka Belitung, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Gorontalo.

Kemudian Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Lampung, Maluku, Maluku Utara.

Kemudian ke Nusa Tenggara Barat, Papua Barat, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan dan Sumatera Utara.

Pada Selasa, khususnya di wilayah DKI Jakarta, hujan disertai petir dapat terjadi di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada sore dan malam hari.

Sedangkan di Jawa Barat, potensi hujan lebat disertai petir dapat terjadi di wilayah Kabupaten Bogor dan Kota Bogor, Kota Depok, Kota Sukabumi dan Kota Sukabumi, Tsianjur, Purvakarta, Subang, Bandung Besar, Kabupaten Tasikmalaya dan Tasikmalaya. , Garut. , Chamis, Madzhalenka, Banjar dan Pangandaran dari siang hingga sore hari.

Sebelumnya, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengingatkan kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem di sejumlah provinsi yang diperkirakan terjadi pada 15 hingga 20 Agustus 2021.

Dia menjelaskan, kemungkinan naiknya awan hujan merupakan konsekuensi dari meningkatnya aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Rossby khatulistiwa.

“MJO dan Rossby Equatorial Wave merupakan fenomena dinamika atmosfer yang mengindikasikan kemungkinan tumbuhnya awan hujan skala besar di sekitar wilayah yang dilaluinya,” ujarnya.

Fenomena MJO bergerak dari Samudera Hindia ke Samudera Pasifik melalui Indonesia dengan siklus 30 sampai 40 hari. Sementara itu, fenomena gelombang Rossby bergerak dari Samudra Pasifik ke Samudra Hindia, melewati wilayah Indonesia.

“Sama seperti MJO, saat gelombang Rossby aktif di Indonesia bisa membantu meningkatkan pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, BMKG juga mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi dalam lima hari ke depan berupa banjir atau banjir bandang akibat hujan lebat di Riau, Sumatera Barat, dan Jambi.

Artikel sebelumyaIstirahat aktif di Gunung Merapi
Artikel berikutnyaPenyu hijau ditemukan mati di pantai Chilacapa