Beranda Hukum Wali Kota Medan mempercayakan pengendalian konstruksi tanpa IMB

Wali Kota Medan mempercayakan pengendalian konstruksi tanpa IMB

IMB ini harus kita pantau dengan kerjasama antar OPD yang berkaitan dengan subarea.

Medan (ANTARA) – Wali Kota Medan Bobby Nasution menugaskan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengawasi gedung-gedung yang dibangun tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di kawasan tersebut.

“IMB ini harus kita monitor bekerjasama dengan OPD di sub wilayah setempat,” kata Bobby Nasution di Medan, Jumat.

Sebab, kata dia, diperlukan peran daerah untuk mengelola bangunan non IMB karena Pemkot Medan menargetkan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) tahun depan.

Pemerintah Kota Medan optimistis mencapai PAD sebesar Rp 1,07 triliun dari total RAPBD Kota Medan tahun 2022 yang telah disetujui DPRD setempat sebesar Rp 6,37 triliun.

Wali Kota juga meminta agar pemilik gedung yang akan didirikan disertai dengan pemasangan tanda IMB di tempat yang terlihat jelas dari bentuk bangunan di kota Medan.

“Ini salah satu upaya kami untuk meningkatkan PAD agar Pemkot Medan bisa mendorong pembangunan perkotaan, khususnya melalui lima program prioritas,” kata Bobby.

Kepala Badan Litbang Medan Irvan Ritonga mengakui dengan ditetapkannya peraturan daerah oleh Walikota Medan, tentunya OPD yang membidangi IMB akan semakin memantau kepatuhan terhadap aturan tersebut.

Namun, yang ditemukan di lapangan saat ini adalah banyak bangunan umum, katanya, baik rumah maupun toko yang melanggar aturan seperti tidak memiliki IMB atau melanggar IMB itu sendiri.

“Beberapa orang tidak mau memasang papan nama di lokasi atau tidak memiliki IMB karena bangunannya tidak muat. Tentu hal ini menyebabkan potensi kebocoran PAD Kota Medan,” ujar Irvan.

Artikel sebelumyaDepartemen Hukum dan HAM Sumbar Tingkatkan Keamanan Saat Natal
Artikel berikutnyaTim UGM kembangkan alat deteksi dini stunting