Beranda Nusantara Waduk di kawasan Tandez, Surabaya siap dioperasikan.

Waduk di kawasan Tandez, Surabaya siap dioperasikan.

Bose ini penting untuk retensi air di daerah tersebut, sehingga diharapkan tidak ada lagi genangan air.

Surabaya (ANTARA) – Bosem atau waduk yang digunakan sebagai penampung air saat musim hujan di kawasan Tandes, kota Surabaya, Jawa Timur, sudah dibangun dan siap pakai.

Wali Kota Surabaya Eri Chahyadi mengatakan, Minggu di Surabaya, pihaknya meminta jajarannya melakukan bozem di kawasan Tandes saat menjabat walikota pada awal 2021.

“Bosem sekarang sudah selesai. Bosem ini penting untuk menampung air di daerah itu, jadi kami berharap tidak ada lagi genangan air di daerah ini,” ujarnya.

Menurut dia, Pemkot Surabaya terus melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi datangnya musim hujan. Upaya telah dilakukan beberapa bulan lalu, mulai dari pengerukan kanal hingga pembangunan bosem di kawasan Tandez.

Eri membenarkan, beberapa bulan lalu, Dinas Pekerjaan Umum Jalan sedang melakukan pengerukan seluruh kanal di Kota Surabaya. Bahkan, dia juga memastikan kanal di bawah pedestrian juga diperdalam dan diperbaiki.

“Kemudian DKRTH (Pelayanan Kebersihan Ruang Terbuka Hijau) juga membersihkan gorong-gorong di pinggir jalan agar semua daun yang masuk dibersihkan,” ujarnya.

Selain itu, Eri juga memastikan kelompoknya melanjutkan pembangunan lorong-lorong di beberapa lokasi. Penting untuk menghubungkan satu saluran dengan saluran lainnya agar saluran dapat terhubung dan aliran air lancar.

Wali Kota Erie juga memastikan, selama ini pihaknya bersama Dinas PU Bina Marga dan Pematusu terus mencari tahu di mana masih ada genangan air saat hujan, di mana saluran air yang tidak tersambung, dan sebagainya.

Menurut Erie, perhitungan seperti itu sangat diperlukan untuk mengatasi berbagai permasalahan banjir di Kota Surabaya.

“Jadi, pengaturan banjir tidak bisa dilakukan hanya di satu titik tertentu saja, karena harus terkoneksi dengan daerah lain, makanya kita juga perbaiki daerah lain. Oleh karena itu, perbaikan tidak bisa dilakukan hanya di satu area genangan saja,” ujarnya.

Artikel sebelumyaSebelum Netflix dihapus, ini dia 10 film keren untuk ditonton
Artikel berikutnyaPemkab Banjarnegar Minta Warga Waspadai Longsor