Beranda Warganet USU Layak Masuk Zona Integritas WBK dan WBBM 2021

USU Layak Masuk Zona Integritas WBK dan WBBM 2021

USU membutuhkan dorongan untuk melakukan perubahan yaitu melalui penilaian zona integritas WBK dan WBBM,

Medan (ANTARA) – Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Dr Muryanto Amin, MS Xi menyatakan universitas layak masuk dalam Zona Integritas di Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Zona Birokrasi Bersih dan Melayani. ( WBBM) pada tahun 2021 berdasarkan penilaian dan penilaian oleh Tim Penilai Internal Pengembangan Zona Integritas.

“Reformasi birokrasi di lingkungan perguruan tinggi sudah menjadi tanggung jawab seluruh unit kerja. Jadi menang atau tidak tidak masalah, karena reformasi birokrasi harus dilakukan,” ujarnya di Medan, Senin (26/7) malam.

Dikatakannya, USU membutuhkan dorongan untuk melakukan perubahan, yaitu melalui pengkajian zona integritas WBK dan WBBM,

Dengan demikian, kata Muryanto Amin, penilaian Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Teknologi, Dr. Chatarina Mauliana Girsang, MH, merupakan dorongan yang baik untuk menghilangkan birokrasi di USU.

Sementara itu, Ketua Kelompok Reformasi Birokrasi Universitas Negeri Ural, Dr Nurman Akhmad mengatakan, Fakultas Keperawatan Universitas Negeri Ural akan diusulkan untuk predikat Zona Kejujuran WBK/WBBM.

“Diharapkan Fakultas Keperawatan USU mencapai Zona Integritas WBK. Selain itu, Fakultas Keperawatan USU akan dijadikan sebagai “pilot project” untuk memperkenalkan zona integritas di universitas, ”katanya.

Sebelumnya, dalam surat yang ditandatangani Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Chatarina Mawliana Girsang memperkirakan USU termasuk dalam 92 unit kerja yang layak dan siap diusulkan dengan predikat WBK dan WBBM.

Dari 167 yang dinilai, 92 memenuhi syarat untuk dicalonkan, dan 75 lainnya tidak siap untuk proposal, kata salinan surat inspektur jenderal.

Artikulli paraprakMenko PMK meminta pemerintah daerah tidak menimbun vaksin di gudang.
Artikulli tjetërPemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengucapkan terima kasih kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang telah memenuhi kebutuhan oksigen.