Beranda Nusantara Untuk menanggulangi dampak banjir di Tapin, diperlukan kerjasama Pemerintah Daerah Banjar.

Untuk menanggulangi dampak banjir di Tapin, diperlukan kerjasama Pemerintah Daerah Banjar.

Tapin (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan berencana melakukan normalisasi Sungai Raya Belanti Binuang sebagai langkah mitigasi banjir, namun untuk tindakan hilir, Pemkab Banjar harus mengambil tindakan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tapin, H Masyraniansyah, di Rantau, Rabu, menjelaskan normalisasi merupakan langkah pasti dalam memerangi banjir yang terjadi setiap tahun.

“Akan ada anggaran untuk normalisasi sungai, dan harus ada sinergi dengan Pemkab Banjar,” jelasnya usai rapat koordinasi penanggulangan bencana.

Banjir di kawasan Binuang, perairan dangkal dan aliran sungai yang tersumbat menjadi penyebabnya setiap tahun.

“Daripada banjir di sana setiap tahun, kami menghabiskan uang, lebih baik infrastruktur diperbaiki,” katanya.

Catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapin: Awal tahun 2021, tim gabungan mengevakuasi 1.492 warga Desa Raya Belanti dari rumahnya akibat banjir.

Langkah awal untuk meminimalisir banjir yang menumpuk di sana, Pemkab Tapin berencana melakukan normalisasi aliran sungai sepanjang dua kilometer itu. *** 3 ***

Artikulli paraprakPeneliti BRIN memprediksi beberapa lokasi di Jakarta akan terendam banjir pada tahun 2050.
Artikulli tjetërPengamat mendorong langkah-langkah untuk menghilangkan merkuri dari industri pertambangan.