Beranda Warganet Tunanetra asal Pemakas bersyukur bisa menunaikan ibadah haji

Tunanetra asal Pemakas bersyukur bisa menunaikan ibadah haji

Surabaya (ANTARA) – Calon haji asal Pamekasan, Jawa Timur, Amin Jaqfar yang tunanetra bersyukur diberi kesempatan berangkat sekaligus beribadah di Tanah Suci.

“Tahun 2011, ibu saya mendaftarkan tiga orang untuk haji, yaitu saya, saudara perempuan saya dan ibu saya,” katanya Minggu di sebuah asrama haji Surabaya.

Namun, dari tiga orang yang terdaftar, kata dia, hanya dua yang masuk daftar haji tahun ini, yakni dirinya dan adiknya.

Ibunya tidak ada dalam daftar karena dia berusia 66 tahun di bawah peraturan pemerintah Saudi yang membatasi usianya hingga 65 tahun karena pandemi COVID-19.

“Kami sangat sedih karena kami bertiga tidak bisa pergi. Namun, sebenarnya ibu saya yang mendorong kami untuk terus berjalan sendirian karena kami tidak tahu apa yang akan terjadi tahun depan, ”kata pria berusia 42 tahun itu. .

Amin merupakan bagian dari tim penerbangan Embarkasi 23 Surabaya yang dijadwalkan terbang ke Jeddah pada Senin pagi, 20 Juni 2022.

Nantinya, di Tanah Suci, Amin, salah satunya akan berdoa di tempat yang mujarab agar bisa mendapatkan pasangan hidup yang siap menerima kondisi apa adanya.

Sedangkan rombongan yang berjumlah 23 orang mengikuti pemberangkatan gelombang kedua ke Surabaya, sesuai permintaan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), jemaah yang merupakan calon jemaah haji memakai ihram. pakaian setelah keluar dari asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES).

Panitia Penyelenggara Haji Pendaratan (PPIH) Surabaya mulai mengirimkan jemaah haji gelombang kedua ke Tanah Suci melalui Bandara King Abdulaziz di Jeddah.

Pendaratan PPIH Surabaya melaporkan pemberangkatan gelombang kedua, dimulai dari kelompok penerbangan (cloter) 21-38, 19 Juni – 2 Juli 2022.

Menurut Kementerian Agama Jawa Timur, tahun ini ada 16.967 jemaah haji yang dilayani di Surabaya yang terbagi dalam 38 rombongan.

Khususnya Jawa Timur 16.087 orang, Provinsi Bali 318 orang, Provinsi Nusa Tenggara Timur 291 orang, Provinsi Palembang 119 orang dan ABK 152 orang.

Artikulli paraprakJemaah haji yang tiba di Balikpapan akan memulai ibadah haji mulai 22 Juni mendatang.
Artikulli tjetërSekjen WHO tiba di Yogyakarta untuk menghadiri pertemuan pertama HMM G20