Beranda Warganet Tim SAR gabungan mengevakuasi korban longsor di Banyumas

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban longsor di Banyumas

Purvokerto (ANTARA) – Tim pencarian dan penyelamatan Gabungan Search and Rescue (SAR) melakukan evakuasi seorang perempuan yang tertimbun longsor saat terjadi longsor di Desa Arkawinangun, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

“Alhamdulillah keadaan korban sudah diketahui dan proses evakuasi sedang berlangsung,” kata Boudi Nugroho, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, di Purwokerto, Banyumas, Selasa.

Dikatakannya, Susilovati (80), warga Desa Arkawinangun, Kecamatan Purwokerto Utara, Banyumas, teridentifikasi sebagai korban longsor.

Menurut dia, korban yang sedang sakit dan tidak bisa berjalan tidak bisa melarikan diri saat bencana terjadi, sehingga tertutup material longsoran.

Adapun kronologis kejadian, Budi mengatakan kecelakaan itu terjadi pada Senin (19 September) pukul 19.30 WIB. “Saat itu kondisi Sungai Pelus banjir akibat hujan deras yang terjadi di hulu sejak pukul 15.00 WIB,” ujarnya didampingi Sekretaris Abdimas Qwarjab Banyumas Ada Chandra.

Menurutnya, banjir menghanyutkan bantaran sungai hingga ambruk sehingga menyebabkan rumah Sabar yang berada di atasnya ambruk tertimbun longsor.

Akibat kejadian tersebut, menurut dia, korban berupa sosok Susilovati yang berada di dalam kamar juga ikut terbawa material longsor.

Sekretaris Abdimas Kwarcab Banyumas Adi Chandra mengatakan usai kejadian, keluarga yang rumahnya dekat dengan rumah Sabar dievakuasi ke Wisma Kenchana, Desa Arkawinangun.

Sementara puluhan warga lainnya mengungsi ke musala Baiturrohim Arkawinangun yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi tergerus Kali Pelus, kata Adi Chandra yang juga Kadet Koordinator Kesiapsiagaan Bencana di Jawa Tengah (Tagana).

Terkait upaya evakuasi jenazah korban longsor, Kandra mengatakan pihaknya melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari Tim Siaga SAR Banyumas, Direktorat Pencarian dan Pertolongan Cilacap (KPP/Basarnas), BPBD Banyumas, Pramuka Peduli, Tagana , TNI/Polri, dan sebagainya.

Artikulli paraprakMenteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan memimpin upacara pemakaman Azyumardi Azra
Artikulli tjetërDua pekerja tewas tertimbun longsoran batu C saat penggalian di Aceh Besar