Beranda Hukum Tiga tersangka pencabulan petugas medis divonis satu bulan penjara

Tiga tersangka pencabulan petugas medis divonis satu bulan penjara

Secara yuridis dan meyakinkan dinyatakan bersalah, melakukan kekerasan.

Bandarlampung (ANTARA) – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Klas IA Tanjungkarang Bandarlampung, Bandarlampung, memvonis tiga terdakwa pencabulan tenaga medis (naked) satu bulan penjara.

“Kesalahannya dalam melakukan kekerasan telah terbukti secara sah dan meyakinkan. Namun, tiga terdakwa divonis satu bulan penjara,” kata Ketua Majelis Hakim Fitri Ramadhan saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandarlampung. Selasa.

Dia melanjutkan, dalam putusannya, ketiga terdakwa meyakinkan bahwa mereka menyesali perbuatannya dan belum pernah dihukum sebelumnya.

Vonis tersebut lebih ringan dari mosi jaksa yang sebelumnya mengharuskan ketiga terdakwa dipidana masing-masing selama dua bulan.

Atas putusan tersebut, penasehat hukum ketiga terdakwa, Sudjarvo, mengungkapkan pemikirannya. Selain itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eka Aftarini mengungkapkan pemikirannya.

“Kami mengungkapkan pemikiran kami tentang ini,” katanya.

Sebelumnya, Jaksa Kejaksaan Negeri Bandarlampunga (Kejari), Eka Aftarini, menuntut ketiga terdakwa menuntut tenaga medis di Kedaton Medical Center Bandarlampung selama dua bulan penjara.

Menurut jaksa, dalam kasus ini yang meringankan adalah dokter sanitasi tidak menjalankan fungsinya dengan baik.

Sedangkan yang memberatkan, perbuatan ketiga terdakwa tersebut merugikan tenaga medis.

Artikel sebelumyaDewan Fal Raha minta batal pelantikan Sultan Ternate ke-49
Artikel berikutnyaTindak Pidana 2021 Kabupaten Sukabumi Didominasi Pencurian