Beranda Trending "Tangkap 22" serial perang komedi

"Tangkap 22" serial perang komedi

Jakarta (ANTARA). Film yang bercerita tentang perang biasanya memiliki alur cerita yang mencekam, namun Catch 22 yang menceritakan tentang Perang Dunia II mengandung unsur komedi.

Catch 22, disutradarai oleh George Clooney, Grant Heslow dan Ellen Kuras, berdasarkan buku karya Joseph Heller (1961).

Serial ini mengikuti John Yossarian (Christoper Abbott), seorang pria pemalu yang bertugas dengan skuadron Angkatan Udara AS pada akhir Perang Dunia II.

Cerita dimulai setelah serangkaian pertempuran. Itu membuatnya kesal karena musuh mencoba membunuhnya. Pasukannya terus menambah jumlah misi yang harus dilakukan John sebagai bomber.

Ia juga kerap mempertanyakan keputusan atasannya, Kolonel Catchkart yang diperankan Kyle Chandler.

Namun, Yossarian yang kerap disapa Yoyo tidak tinggal diam. Dia selalu berusaha menghindari wajib militer dengan melanggar aturan. Sayangnya, usahanya tidak pernah membuahkan hasil. Ketidakmampuan untuk “melarikan diri” dari perang ini disebabkan oleh aturan yang ketat dan menggelikan yang disebut Catch 22.

Peraturan mengatakan bahwa siapa pun yang terbang untuk bertarung sendirian, tentu saja, adalah orang gila. Namun, jika seseorang dengan sengaja meminta untuk tidak berkelahi, dia bisa dianggap waras.

Serial ini dibuka dengan adegan di mana sirene ambulans Angkatan Darat AS terdengar keras di Pangkalan Angkatan Udara Pianosa, Italia, suatu sore di tahun 1944. Suasana dalam adegan ini terlihat agak kacau. Sebuah tim medis bergegas ke lokasi pendaratan darurat pembom menengah B-25 Mitchell.

Adegan kemudian mengakibatkan Yossarian turun dari pesawat dengan darah di sekujur tubuh dan wajahnya. Dia mondar-mandir dengan lesu melalui kekacauan di sekitarnya. Ternyata kemudian, dia baru saja kehilangan salah satu penembak yang baru direkrutnya, Christopher Snowden, yang diperankan oleh Harrison Osterfield.

Christopher meninggal dalam pelukan Yossarian selama pengeboman. Insiden itu mengejutkan Yossarian. Di tengah beban kerja tim medis dan asap dari mesin pesawat yang rusak, Yossarian berteriak histeris, meratapi kepergian krunya.

Adegan kemudian berubah menjadi alur cerita yang berasal dari tahun 1941, ketika Yossarian masih menjalani pelatihan kadet di sebuah pangkalan militer di California. Di sinilah cerita Yossarian dimulai. Di awal cerita, dijelaskan bahwa Yossarian dan delapan temannya adalah sekelompok taruna yang kejam.

Hal ini terlihat pada adegan dimana Yossarian dan kawan-kawan dimarahi karena tidak bisa mendapatkan formasi yang rapi, meski sudah 11 minggu latihan. Tak hanya itu, kekejaman Yossarian juga tergambar dalam sebuah adegan di mana ia berani berselingkuh dengan istri bosnya.

Meski demikian, Yossarian dan kawan-kawan tetap lulus dengan pangkat letnan di angkatan udara. Mereka kemudian dikirim untuk tugas tempur ke Front Mediterania pada tahun 1943. Dia dan rekan-rekannya berada di Skradon 256, Divisi Udara ke-27 dari Sayap Udara ke-57 Angkatan Darat Amerika, yang berbasis di Pianosa AFB.

Dalam adegan-adegan di Pianosa ini, karakter Yossarian dan teman-temannya lebih menonjol. Yossarian mulai mencari cara untuk menghindari perang sebelum berpotensi mati dalam misinya.

Dalam pencariannya, Yossarian mencoba mendekati Kapten Pendeta Albert Tappman, Letnan Perawat Sue Ann Duckett, dan Pangkalan Dokter Mayor dan Danica. Usahanya untuk mendekati mereka adalah untuk meyakinkannya bahwa dia gila. Ini berarti bahwa dia juga dapat direkomendasikan gangguan mental dan dibebaskan dari pelayanan.

Namun, Danica mengatakan kepadanya bahwa keinginan ini tidak mungkin. Karena ada aturan yang disebut Catch 22. Yossarian sudah gila. Dia mencoba dengan berbagai cara untuk kembali ke rumah dan meninggalkan perang.

Serial ini mendapat rating yang cukup bagus, dengan Rotten Tomatoes Catch 22 mencetak 84 persen dengan 90 suara. Episode Catch 22 bisa kamu tonton secara gratis di Mola TV selama PPKM.

Artikel sebelumyaBPBD Ternate Minta Warga Waspadai Ancaman Longsor
Artikel berikutnyaBMKG: Di beberapa daerah hujan deras-angin kencang