Beranda News Sekjen PDIP: Pimpinan DPLN ditantang untuk membangun jaringan internasional.

Sekjen PDIP: Pimpinan DPLN ditantang untuk membangun jaringan internasional.

Jakarta (ANTARA) – Sekjen PDI-P Jasto Cristianto mengatakan Pengurus DPLN PDIP yang berada di 11 negara dan telah resmi diangkat memiliki tugas penting membangun jaringan internasional.

“Bagaimana kalian membangun? jaringan internasional (jaringan internasional), sehingga ke depan PDI-P kami bertujuan untuk dapat mengadakan konferensi partai politik di seluruh Asia dan Afrika, bahkan di Amerika Latin,” kata Hasto Cristianto berdasarkan keterangan tertulis yang diterima, Sabtu di Jakarta.

Pemberian arahan itu disampaikannya usai pembukaan pengurus DPLN dari kantor DPP PDIP, Jakarta, Sabtu.

Tugas ini, lanjutnya, juga sesuai dengan gagasan Ir Soekarno untuk membangun kekuatan baru yang muncul, yaitu kekuatan baru dalam perjuangan kemerdekaan, perdamaian dan keadilan di seluruh dunia. Bahkan di lingkungan saat ini, Hasto menambahkan, gagasan itu juga mencakup keadilan untuk mendapatkan vaksin.

“Jadi semangat ini sangat penting, DPLN harus terus berjuang sebagai negarawan yang mengembangkan pemikiran kepemimpinan. Oleh karena itu, pimpinan DPLN harus menjadi bagian dari pintu gerbang kemajuan,” ujar Hasto.

Pada upacara pembukaan, yang juga diadakan secara rutin hibrida Selain itu, Hasto juga menjelaskan tugas-tugas diplomatik yang dilakukan oleh pengurus DPLN. Tugasnya antara lain diplomasi budaya, diplomasi kuliner, dan diplomasi pariwisata.

Selain itu, ia menegaskan DPLN juga memiliki fungsi sosialisasi politik, fungsi representasi, dan fungsi pencerminan aspirasi warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri.

“Misi DPLN tidak hanya untuk memenuhi tanggung jawab partai, merekrut anggota, pendidikan politik, memulihkan kepemimpinan, tetapi juga untuk memenuhi fungsi sosialisasi politik, fungsi mewakili kader banteng untuk melanjutkan kebangkitan politik, dan menangkap aspirasi masyarakat. WNI di luar negeri,” imbuhnya.

Jasto Cristianto kemudian mencontohkan fungsi menjaring aspirasi warga negara Indonesia yang harus dilakukan pengurus DPLN di negara yang dihuni banyak tenaga kerja Indonesia (TKI). DPLN di Hong Kong, Taiwan dan Malaysia harus mencerminkan aspirasi TKI untuk masalah ketenagakerjaan bersama di sana.

Artikel sebelumya98,6 juta orang telah divaksinasi dari dosis penuh COVID-19.
Artikel berikutnyaKetua DPP PDIP: Pimpinan DPLN Pimpin Diplomasi Partai