Beranda Hukum Sebuah penjara di Kalimantan Selatan menjaga 9.847 narapidana aman dari kebakaran.

Sebuah penjara di Kalimantan Selatan menjaga 9.847 narapidana aman dari kebakaran.

Banjarmasin (ANTARA) – Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan (Kalsel) Kalsel mengamankan 9.847 napi dari bahaya kebakaran setelah Lapas Tangerang terbakar pada Rabu dini hari.

“Saya menginstruksikan kepada seluruh Lapas dan Rutan untuk mengecek instalasi listrik dan sebagainya, untuk memastikan keselamatan 9.847 narapidana hari ini,” kata Sri Yuvono, Kepala Rutan Kanwil Kemenkum HAM Kalsel di Banjarmasin. . , Rabu.

Ia mengatakan, kebutuhan listrik tidak boleh melebihi kapasitas yang ada, mengingat hal ini dapat menyebabkan korsleting atau arus listrik. Kemudian mereka juga mengingat perilaku narapidana, termasuk petugas jaga, untuk tidak menimbulkan potensi kebakaran.

Yuwono juga menekankan bahwa tempat tinggal atau kamar di Lapas dan Rutan harus steril dari barang-barang terlarang, termasuk pemantik api dan sejenisnya.

“Razia atau pemeriksaan harus dilakukan setiap hari agar petugas tidak ketinggalan. Jika Satgas Kontrol Internal Pemasyarakatan tiba untuk pemeriksaan mendadak dan menemukan barang terlarang, kami akan memberi sanksi kepada staf penjara. ” dia berkata.

Ia juga mengakui bahwa kondisi kelebihan kapasitas di Lapas dan Rutan Praperadilan merupakan masalah kompleks yang juga perlu ditangani. Mempertimbangkan keuntungan penumpang, berbagai kejadian yang tidak diinginkan juga dimungkinkan, termasuk bahaya kebakaran.

Menurut Kementerian Hukum dan HAM Kalsel, saat ini terdapat 9.847 narapidana, baik narapidana maupun narapidana, yang tinggal di tujuh Lapas, enam Rutan dan satu Lembaga Khusus Anak.

Idealnya, daya tampungnya tidak boleh lebih dari 3.657 orang. Dengan demikian, kepadatan menyebabkan kepadatan rata-rata 169 persen.

Artikel sebelumyaPolda Sumsel beri RSJ dana palsu Rp 2 triliun.
Artikel berikutnyaCegah keramaian, Pemkot Langsa matikan lampu di malam hari