Beranda Hukum Rekayasa Sosial di Tempat Umum oleh Polda Jambi untuk Tekan Penyebaran COVID-19

Rekayasa Sosial di Tempat Umum oleh Polda Jambi untuk Tekan Penyebaran COVID-19

Jambi (ANTARA) – Kepolisian Resor (Polresta) Jambi melakukan rekayasa sosial di sejumlah tempat umum untuk mengubah perilaku warga Jambi selama PPKM mikro guna menekan penyebaran COVID-19.

Dalam hal ini, petugas memasang spanduk bertuliskan “Tutup selama MPKM” di beberapa tempat umum, terutama di beberapa sudut kota atau di taman-taman di Kota Jambi.

Kapolda Jambi, Irjen Pol Rahmad Wibowo di Jambi mengatakan, Rabu, semua taman atau tempat rekreasi warga Jambi saat ini ditutup sementara untuk beberapa hari ke depan.

Menurutnya, rekayasa sosial dilakukan agar tidak ada lagi warga yang berkumpul atau berkumpul untuk menekan penyebaran COVID-19 yang semakin meningkat, khususnya di perkotaan.

“Dalam beberapa hari terakhir, setelah rekayasa sosial dilakukan di beberapa tempat umum atau di ruang terbuka hijau, terlihat penurunan massa hingga 90 persen di tempat-tempat yang dilakukan rekayasa sosial, seperti di sepanjang pejalan kaki. Taman kawasan di Jalan Soemantri, penyeberangan pejalan kaki ke tugu Keris di Taman Pemuda dan di sepanjang kecamatan Beringin, sangat sedikit orang atau warga yang berkumpul atau berkumpul,” kata Rahmad Vibovo.

Sementara itu, bagi pedagang yang tetap berjualan di sepanjang jalan atau kawasan yang ada rekayasa sosial sementara dengan spanduk, pembeli bisa memesan makanan secara online agar tidak berkerumun.

“Dengan memasang tanda di formulir panggilan, kita bisa meminimalisir penyebaran COVID-19, dan tidak hanya itu di beberapa tempat makan, spanduk yang bertuliskan bisa pesan online untuk mengurangi keramaian,” kata Inspektur Jenderal Paul A Rahmad Wibowo.

Disarankan juga untuk memesan makanan melalui telepon atau WhatsApp dan membawanya pulang. Sekarang polisi terus membantu memfasilitasi pembuatan spanduk nama tempat makan dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri untuk menghentikan penyebaran COVID-19, masyarakat dihimbau untuk mengurangi mobilitas yang tidak perlu untuk mencegah penyebaran virus corona di kota Jambi,” kata Kapolres Jambi Rahmad Vibovo.

Artikel sebelumyaGugus Tugas COVID-19 Depok: Waspada Penipuan Tabung Oksigen
Artikel berikutnyaSebanyak 18 pegawai BPK telah menjalani pelatihan bela negara di Unhan sejak 22 Juli.