Beranda Nusantara Puluhan rumah warga Tomini Parigi Moutong terendam banjir

Puluhan rumah warga Tomini Parigi Moutong terendam banjir

Palu (ANTARA). Sedikitnya 50 rumah di kawasan Tomini, Kabupaten Parigi Mutong, Sulawesi Tengah, terendam banjir akibat hujan deras yang melanda kawasan tersebut.

“Hujan deras menyebabkan banjir di enam desa sehingga air sungai di desa-desa tersebut meluap ke pemukiman warga,” kata Kepala Dinas Trantiba Tomini Nuryadin yang dihubungi dari Palu, Minggu malam.

Ia mengatakan enam desa yang terdampak banjir adalah Desa Tinkulang, Tominy Utara, Ogotomubu Barat, Ogotomubu, dan Ntaniuge.

Pemerintah setempat mengaku belum bisa memastikan berapa rumah yang rusak parah, sedang, dan mudah diterjang banjir.

“Sejumlah wilayah yang tergenang sering banjir saat hujan deras,” kata Nuryadin.

Otoritas desa setempat dilaporkan mengevakuasi sementara warga ke tempat yang aman, beberapa bahkan pergi ke rumah kerabat untuk mencari perlindungan.

Ia menjelaskan, cuaca di kawasan itu sejak beberapa hari terakhir memang tidak bersahabat, namun pada Minggu sore hujan deras mengguyur kawasan itu, sehingga badan sungai tak mampu menahan derasnya arus.

“Ketinggian air sekitar 100 sentimeter. Airnya mengalir lebih dari 100-200 meter dari bantaran sungai,” imbuhnya.

Setelah hujan deras pada Minggu (12/9/2021), banjir bandang membanjiri sejumlah desa di kawasan Tinombo, Kabupaten Parigi Mutong, Sulawesi Tengah. ANTARA / HO-jejaring sosial

Camat Tomini Mukmin Mukharam mengaku khawatir dengan kejadian yang menimpa warganya ini, karena dalam tiga bulan terakhir sering terjadi banjir di kecamatan tersebut.

“Saya sudah sepakat dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengerjakan sejumlah sungai, tapi BPBD hanya bisa mengimplementasikan anggaran tanggul di APBD Perubahan, sedangkan normalisasi harus cepat dilakukan karena menyangkut keselamatan warga,” kata dia. mukmin…

Untuk mencari solusi masalah banjir, ia berkoordinasi dengan sejumlah anggota dapil Parigi Mutong di DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Dapil) untuk tanggap darurat.

“Anggota DNVD Sulteng dari Parigi Mutong berjanji akan mengunjungi sejumlah lokasi banjir di Kecamatan Tomini dalam waktu dekat,” kata Mukmin.

Artikel sebelumyaDayak Taman di Kapuas Hulu merevisi hukum adat
Artikel berikutnyaBPSPL Denpasar Selidiki Video Warga Bima Menunggangi Ikan Paus Kepala Melon