Beranda Warganet Presiden Jokovi: BOR RS Nasional Turun Jadi 29 Persen

Presiden Jokovi: BOR RS Nasional Turun Jadi 29 Persen

Pada 30 Juni, bahkan mencapai 91 persen.

Jakarta (ANTARA) – Presiden Joko Widodo (Jokovi) mengatakan rasio tempat tidur (bed ratio)tingkat hunian tempat tidur /BOR) di rumah sakit (RS) secara nasional kini turun menjadi 29 persen karena kasus harian COVID-19 terus menurun.

“Alhamdulillah hari ini BOR kita turun menjadi 29 persen. Itu patut kita syukuri,” kata Presiden Jokovi dalam pertemuan virtual 100 ekonom Indonesia yang diikuti Youtube INDEF, Jakarta, Kamis.

Djokovi mengatakan, BOR nasional hingga akhir Desember 2020 mencapai 68 persen. Kemudian turun 29 persen pada pertengahan Mei 2021.

Namun, perbaikan kondisi di awal tahun 2021 tidak berlangsung lama. Pasalnya, pada pertengahan Juli 2021, jumlah kasus COVID-19 di Tanah Air meroket akibat munculnya varian delta virus corona yang sangat menular.

Pada 18 Juli 2021, Presiden mendapat pesan bahwa angka BOR nasional sudah mencapai 80 persen, bahkan di beberapa rumah sakit angka ketenagakerjaan sudah 100 persen.

Kondisi RBB di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, dia selalu pantau dan menjadi indikator penting keadaan pandemi COVID-19, kata presiden.

Pada September 2021, Presiden menyebut BOR Wisma Atlet sudah mencapai 92 persen. Namun setelah itu terus menurun hingga 15 persen pada pertengahan Mei 2021.

“Namun lonjakan pada akhir Juni 2021, 30 Juni, bahkan mencapai 91 persen, dan berlanjut selama dua minggu jika pertumbuhan ditentukan oleh Wisma Atlet. runtuh” dia berkata.

Pemerintah kemudian mengeluarkan Kebijakan Penegakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

BOR Wisma Atlet RSDC saat ini turun 12 persen. Namun, Presiden mengingatkan semua pihak untuk tetap waspada terhadap penyebaran COVID-19.

“Waspada dan penuh kehati-hatian dalam memutuskan masing-masing politik tersedia karena elemen ini sulit diprediksi, elemen ini sulit diprediksi dan penuh ketidakpastian, terutama varian delta,” jelas Presiden Djokovi.

Artikel sebelumyaPanglima TNI Gunakan Booster Vaksin MSC
Artikel berikutnyaOC Kaligis: PP 99 dan Justice Accessor Tidak Dapat Remisi