Beranda News Presiden didampingi Ibu Negara melakukan perjalanan ke Sulawesi Selatan untuk memeriksakan vaksinasi.

Presiden didampingi Ibu Negara melakukan perjalanan ke Sulawesi Selatan untuk memeriksakan vaksinasi.

Jakarta (ANTARA) – Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Provinsi Sulawesi Selatan pada Kamis dengan beberapa rencana kerja, antara lain mempertimbangkan vaksinasi COVID-19 bagi pelajar dan masyarakat, serta pembukaan Bendungan Gilingireng dan Paselloreng. Bendungan di daerah tersebut. , Wajo.

Pada Kamis pagi, Presiden dan rombongan lepas landas dengan pesawat kepresidenan Indonesia-1 melalui Lanud Halim Perdanakusuma di Jakarta.

Sesampainya di pangkalan TNI AU mereka. Sultana Hasanuddin, Kabupaten Maros, Presiden dan Ibu Negara melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Wajo dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.

Di Regensi Wajo, yakni SMA Negeri 3 Wajo, presiden berencana meninjau kampanye vaksinasi COVID-19 untuk siswa dan menyambut peserta vaksin lainnya melalui konferensi video.

Selain SMA Negeri 3 Wajo, Presiden dan Ibu Iriana juga akan melihat kegiatan vaksinasi COVID-19 di Wewangrewu Medical Center, Kabupaten Wajo. Ada kampanye vaksinasi COVID-19 untuk masyarakat sekitar Kabupaten Wajo.

Usai vaksinasi, Presiden akan meninjau dan membuka Bendungan Gilireng dan Bendungan Paselloreng di Kabupaten Vajo. Peresmian keduanya dipusatkan di Bendungan Paselloreng, di Desa Arajang, Kabupaten Giliren, Kabupaten Vajo.

Menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Selatan, Presiden akan memimpin Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Selatan yang akan dilaksanakan di hanggar Pangkalan TNI AU. Sultan Hasanuddin.

Presiden dan Ibu Iriana juga didampingi dalam penerbangan ke Sulawesi Selatan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden TNI Marsda M. Tonni Harjono, dan Panglima Paspampres, Mayjen TNI Tri Budi Utomo .

Artikel sebelumyaKemarin, tujuan pemberantasan buta huruf sejalan dengan kebutuhan dana BOS.
Artikel berikutnyaKemarin, DPR menuju Kementerian Perkeretaapian 2022 sebelum penguatan LPSK.