Beranda News PPKM di Jawa Bali diperluas, 26 kabupaten/kota hilir

PPKM di Jawa Bali diperluas, 26 kabupaten/kota hilir

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjayitan mengumumkan penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tingkat 2-4 di Jawa Bali diperpanjang hingga 16 Agustus 2021, dan saat ini ada 26 kota atau kabupaten. yang turun dari level 4 ke level 4. 3.

“Oleh karena itu, atas arahan Presiden, PPKM tingkat 4, 3, dan 2 di Jawa Bali akan diperpanjang hingga 16 Agustus 2021. Keputusan ini akan dijelaskan lebih rinci dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri,” kata Lukhut. ujarnya dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Senin.

Sebelumnya, pemerintah menerapkan PPKM Darurat mulai 3 hingga 25 Juli 2021, kemudian PPKM tingkat 1-4 dilaksanakan mulai 26 Juli hingga 9 Agustus 2021.

“Peluncuran PPKM Perluasan Level 4, 3 dan 2 dari 2-9 Agustus di Jawa Bali menunjukkan hasil yang baik, terbukti dengan tren kasus dan perawatan rumah sakit di Jawa dan Bali yang menunjukkan peningkatan yang signifikan. Momentumnya cukup. Ini bagus, dia perlu didukung,” kata Lukhut.

Menurut datanya, Lukhut menunjukkan penurunan menjadi 59,6 dari puncak kasus pada 15 Juli 2021.

“Dengan pelaksanaan PPKM level 4 dan 3 yang akan berlangsung pada 10-16 Agustus 2021, 26 kota/kabupaten turun dari level 4 menjadi level 3, ini menunjukkan perbaikan kondisi di lapangan yang cukup signifikan,” imbuh Luhut.

Estimasi dilakukan dengan menghilangkan angka kematian dari estimasi, karena ditemukan adanya “input” yang merepresentasikan akumulasi angka kematian selama beberapa minggu terakhir sehingga menimbulkan bias dalam estimasi.

Selain itu, ada roadmap yang diperbarui yaitu sektor pusat perbelanjaan dan sektor ekspor utama atau sektor anak perusahaannya.

“Pemerintah akan menguji secara bertahap pembukaan mall/mall di kecamatan Tier 4, dengan fokus pada penerapan protokol kesehatan,” kata Luhut.

Uji coba pembukaan pusat perbelanjaan akan dilakukan di kota Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Semarang dengan utilisasi 25 persen selama sepekan ke depan dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Hanya yang sudah divaksin yang boleh masuk mall dan harus pakai aplikasi Peduli Protect, anak di bawah 12 tahun ke atas 70 tahun tidak boleh masuk mall,” kata Luhut.

Selain itu, untuk industri utama yang berorientasi ekspor akan disusun protokol kesehatan sehingga mulai 17 Agustus 2021, beberapa kota di level 4 dapat mempekerjakan 100 persen staf, yang terbagi dalam minimal 2 shift.

“Penyesuaian level 4 juga dilakukan untuk tempat ibadah. Dalam pemekaran, mulai 10 Agustus, kabupaten dan kota di wilayah Level 4 dapat menyelenggarakan ibadah dengan kapasitas maksimal 25 persen atau maksimal 20 orang,” tambah Luhut.

Luhut juga mengatakan, penurunan kasus pengobatan dan rumah sakit juga terjadi di sejumlah wilayah metropolitan di Jawa dan Bali, kecuali Malang Raya dan Bali.

“Untuk itu, pemerintah akan segera turun tangan di dua wilayah ini, rombongan akan pindah ke sana, dan saya juga akan pergi mengunjungi dua wilayah ini,” kata Lukhut.

Artikulli paraprakLukhut: Kami semua lelah, tapi jangan hilangkan lelahmu.
Artikulli tjetërPKC Menyerahkan Berkas Kasus Aa Umbara and Friends ke Pengadilan