Beranda Hukum Polres Bangka Barat tangkap 10 penambang bijih timah ilegal

Polres Bangka Barat tangkap 10 penambang bijih timah ilegal

Mentok, Babel (ANTARA). Tim polisi gabungan dari Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menangkap 10 orang yang diduga melakukan penambangan bijih timah secara ilegal di dua lokasi berbeda.

“Kami telah menangkap 10 pelaku kejahatan di perairan Mentok dan Pantai Pasirkuning, Tempilang, karena diduga menambang tanpa izin,” kata Robbie Setiadi, Kepala Bareskrim Polres Bangka Barat, di Mentok, Sabtu.

Ke-10 orang yang saat ini ditahan di sel tahanan Polres Bangka Barat berinisial Si, At, Sn, Yo, Ar, Af, Rt, Ma, Yr, dan At.

Selain menangkap 10 orang yang diduga melakukan penambangan bijih timah secara ilegal di perairan, kelompok gabungan juga menyita 12 kapal nelayan yang digunakan untuk menambang.

“Kapal-kapal tersebut telah dimodifikasi dengan mesin penyedot dan alat penyimpan untuk memudahkan para penjahat menambang bijih timah di badan air,” katanya.

Penangkapan para pelaku berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya penambangan liar di dua perairan tersebut, dan kelompok gabungan langsung merespons.

“Kami menangkap 11 kapal nelayan di Perairan Mentok dan menambatkannya di perairan Limbung, Perairan Mentok, dan satu kapal di Perairan Pasirkuning Tempilang,” katanya.

Hingga kini, para pelaku masih ditahan di Polsek Bangka Barat untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Bangk Barat AKBP Agus Siswanto, petugas masih melakukan penyelidikan untuk menemukan wadah hasil penambangan para koruptor.

“Pelaku berasal dari Tempilang dan Banyuasin, Sumatera Selatan,” katanya.

Artikel sebelumyaAnggota DPR Berharap BNPT Segera Cegah Rezim Terorisme Melalui Perempuan
Artikel berikutnyaSatgas Madago Raya menangkap 5 OI dan 11 pendukung teroris pada tahun 2021