Beranda Hukum Polisi Tangkap 28 Tersangka Tempur Bebas di Makassar

Polisi Tangkap 28 Tersangka Tempur Bebas di Makassar

Makassar (ANTARA) – Tim Reserse Mobil (Resmob) Polda Sulawesi Selatan kembali menangkap 28 pemuda yang diduga terlibat tawuran bebas yang diselenggarakan oleh komunitas Street Fight di Pasar Induk, Jalan Hos Kokroaminoto, Makassar, Senin pagi.

“Ini adalah kedua kalinya kami melakukan penangkapan. 28 orang diamankan petugas,” kata Komite Audit 2 Polda Sulsel, AKP Benny Pornika, di Makassar, Senin.

Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polres Pinrang mengatakan, saat penggerebekan di lokasi pertandingan tawuran ilegal dini hari tadi, terjadi kejar-kejaran antara petugas dengan ratusan pemuda yang memenuhi lokasi pertempuran.

Namun, polisi hanya menangkap 28 anak muda, selebihnya kabur dari pengejaran. Kemudian 28 orang dibawa petugas ke kantor Polrestabes Makassar Jalan Janderal Ahmad Yani untuk diinterogasi.

“Mereka ditahan untuk ditanya apa perannya dalam pertarungan bebas komunitas Makassar Street Fight,” tambahnya.

Secara terpisah, Kasubag Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando, usai penangkapan mengatakan, saat ini polisi masih mendalami peran pemuda dalam tawuran tersebut.

Selain itu, polisi juga melakukan tes urine dan tes COVID-19 terhadap tersangka untuk mengetahui apakah tersangka tersebut positif atau tidak, serta untuk memudahkan penyidik ​​dalam mengusutnya.

Mengenai hasil tes urine dan COVID-19, dia mengatakan masih menunggu hasilnya, apakah statusnya negatif atau positif. Dengan demikian, penyelidikan lebih lanjut tentang peran dan karakter mereka tidak mungkin dilakukan.

“Ini masih didalami. Hasil analisis belum dipublikasikan, tinggal menunggu hasil penyidikan penyidik,” ujarnya singkat.

Bareskrim Polrestabesa Makassar Kompol Jamal Fatur Rahman (kiri) memeriksa urine dan kit COVID-19 yang akan digunakan anak muda tersangka tawuran bebas setelah ditangkap polisi di Pasar Induk, Jalan Kokroamino. Makassar, di lobi Polres Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (8/9/2021).

Polisi sebelumnya menangkap delapan orang usai tawuran bebas ilegal di satu lokasi, Jalan Inse Nurdin, pada Rabu 4 Agustus 2021, setelah video tawuran bebas viral di media sosial.

Delapan tersangka tindak pidana yang ditangkap polisi berinisial RA (19) dan MA (19) sebagai pria bersenjata, sedangkan penonton EI, AB, TS, MRA, MAF dan MA rata-rata masih remaja. Delapan remaja ini dibebaskan, hanya R.A. dan M.A. ditetapkan sebagai tersangka dan wajib hadir, selebihnya menjadi saksi.

Acara ini juga menjadi populer di masyarakat setelah menjadi viral di media sosial karena kombatan dan penonton pertarungan bebas adalah ilegal, tanpa perlindungan khusus dari tinju, dan rentan terhadap kematian.

Meski sebelumnya polisi telah menangkap delapan orang, namun panitia tawuran bebas kembali menggelar acara tersebut setelah pengurus mengumumkan melalui akun Instagramnya, Makassar Street Fighter.

Artikel sebelumyaPolres Lampung Terima 13,5 Ton Oksigen dari Tanoto Foundation
Artikel berikutnyaKemendagri perbaiki pengelolaan Dana Otsus Papua