Beranda Warganet Polisi Periksa Tangki Oksigen di Sorongrong Selatan

Polisi Periksa Tangki Oksigen di Sorongrong Selatan

Ketersediaan oksigen, obat-obatan dan fasilitas kesehatan lainnya masih mencukupi untuk merawat pasien COVID-19.

Sorong (ANTARA) – Polres Sorong Selatan, Papua Barat, Kamis, memeriksa ketersediaan oksigen dan obat-obatan untuk merawat pasien COVID-19 di RSUD Gramedia Keyen.

Kapolsek Sorong Selatan AKBP Sahat M.Kh. Siregar bersama petingginya mengunjungi RS Skulo-Kien, memeriksa oksigen dan obat-obatan untuk merawat pasien COVID-19.

Kunjungan Tim Polres Sorong Selatan ini disambut Pj Direktur RSUD Solo Kayen, Dr. Iksan Pangeran, para dokter dan staf rumah sakit.

Kapolsek AKBP Sakhat M.Kh. Siregar mengatakan kunjungannya untuk melihat dan mendengar penjelasan langsung dari pihak rumah sakit terkait kesiapan layanan, ketersediaan oksigen, obat-obatan, dan fasilitas medis lainnya untuk merawat pasien COVID-19.

“Saya juga sebagai Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sorong Selatan ingin lebih jelas lagi kesiapan rumah sakit untuk menerima pasien terpapar Covid-19,” ujarnya.

Pj Direktur Rumah Sakit Schoolo Keyen, Dr. Iksan Pangeran menjelaskan, selama ini ketersediaan oksigen, obat-obatan dan fasilitas kesehatan lainnya masih mencukupi untuk merawat pasien COVID-19.

Pihaknya dikabarkan bermitra dengan PT Universal Eco Pacific di Jakarta sebagai pemasok oksigen.

“Kami melaporkan bahwa oksigen dan obat-obatan masih tersedia untuk merawat pasien COVID-19 saat ini. Fasilitas lain seperti ruang perawatan juga tersedia,” jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres juga menyampaikan jika ada kendala atau kendala harus dilaporkan dan disepakati dengan Pemkab Sorong Selatan agar penanganan pasien COVID-19 berjalan lancar.

Ia juga mengatakan, saat ini Pemkab Sorong Selatan sedang melaksanakan PPKM mikro seperti yang diinstruksikan Bupati.

Dia berpesan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk tetap teguh dan bahu membahu melawan COVID-19.

“Selalu menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” ujarnya.

Artikel sebelumyaPutusan pengadilan Edhi tentang suap untuk ekspor benih masih tertunda inkracht
Artikel berikutnyaBEM Nusantara bekerjasama dengan DPR dan Polri menggelar gelar vaksinasi massal.