Beranda Hukum Polisi menuntut untuk menutup pusat perbelanjaan di Bandung jika seseorang melanggar aturan

Polisi menuntut untuk menutup pusat perbelanjaan di Bandung jika seseorang melanggar aturan

Ya, ASAP, ada petugas polisi yang berjaga di setiap mal.

Bandung (ANTARA) – Kepolisian Daerah (Pemkot) Kota Bandung akan menyarankan Pemerintah Kota Bandung (Pemkot) untuk menutup sementara mal atau mal yang melanggar aturan selama masa uji coba buka pengunjung.

“Kalau ada yang bandel dan tidak ada tahanan, kami minta dan setuju dengan walikota ditutup sementara,” kata Wakil Kapolres AKBP Bandung Yoris M. Marzuki saat diperiksa di Pusat Perbelanjaan Paris van Java. , Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis.

Hingga saat ini, pihaknya telah mengunjungi sejumlah pusat perbelanjaan untuk mengecek penerapan protokol kesehatan. Mulai dari pintu masuk dan keluar serta kewaspadaan para petugas yang harus waspada di sejumlah titik.

Menurut dia, pemeriksaan dilakukan oleh petugas kepolisian antara setengah detik di wilayah Bandung-Polrestabes.

Menurut Joris, pengelola mal harus memenuhi 19 poin terkait protokol kesehatan COVID-19.

Dari 62 pusat perbelanjaan dan supermarket di Bandung, sebagian belum memenuhi persyaratan tersebut, katanya.

Ia juga meminta pengelola mal untuk segera memenuhi persyaratan tersebut guna meminimalisir COVID-19.

“Jadi poinnya salah satunya, mall harus ada cek QR code di akun caringprotect untuk masuk mall, harus divaksin,” kata Joris.

“Instruksi masuk toko tidak cukup, harus ada pintu masuk dan keluar, harus ada antrian, dan harus ada instruksi pembatasan kapasitas di toko,” katanya.

Menurut Joris, jika ada pusat perbelanjaan yang keras kepala tidak memenuhi persyaratan tersebut bahkan melebihi kapasitas, akan dikenakan sanksi. Sebab, kata dia, perlindungan kesehatan harus mengimbangi pemulihan ekonomi.

“Ya pokoknya secepatnya ada polisi yang jaga di setiap pusat perbelanjaan, mereka berkoordinasi dengan satpam setempat,” kata Joris juga.

Artikel sebelumyaBanda Aceh Rancang Malam Cagar Budaya untuk Melindungi Situs Bersejarah
Artikel berikutnyaKapolri Serukan Persatuan dalam Perangi Pandemi COVID-19