Beranda Hukum Polisi mengungkap ratusan juta pencurian ATM di Bali

Polisi mengungkap ratusan juta pencurian ATM di Bali

Mereka merencanakan perampokan seminggu sebelumnya

Denpasar (ANTARA) – Badung, Kepolisian Resor (Polres) Bali mengungkap pembobolan mesin ATM (ATM) dengan mesin las oleh pasangan suami istri Alexander Briant Cesay Ivanno (26) dan Gaia Anindya Santamaria (25) di Kabupaten Badung.

“Alasan kedua pelaku membobol ATM tersebut karena terlilit utang di tempat yang berbeda dan telah merencanakan pencurian seminggu sebelumnya,” kata Ika Prabava Kartima, Kepala Bareskrim AKP Badung I Putu, Ika Prabava. Kartima. Utama, saat dikonfirmasi, di Denpasar, Bali, Kamis malam.

Dikatakannya, empat hari sebelum pembobolan, kedua pelaku menyiapkan alat-alat yang akan digunakan untuk membobol ATM, termasuk kendaraan yang akan mereka gunakan.

Selain itu, dua pelaku menggeledah lokasi pencurian yang sedianya dilakukan di salah satu ATM di kawasan Tangeba, Badung. Namun karena merasa tidak aman, mereka beralih ke ATM lain di area Abianbase.

“Peran Gaia adalah untuk memeriksa situasi di TKP, dan kemudian ketika dia merasa aman, Alex masuk dengan pilox dan menyemprotkannya ke sistem CCTV agar CCTV tidak terekam. Kemudian keduanya langsung memulai aksinya,” ujarnya. berkata

Putu Ika menjelaskan, kedua pelaku mengaku baru pertama kali melakukan pencurian melalui mesin ATM. Aksi tersebut digelar sekitar pukul 02.30 WITA.

Kerugian akibat pencurian ATM ini diperkirakan mencapai Rp 106 juta.

Pada Selasa (29/6), penjahat Alexander ditangkap di kamar hotel negara di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Kabupaten Jembran. Sedangkan rekannya ditangkap di kediamannya di kawasan perumahan Dalung, Badung Regensi.

Atas perbuatannya, kedua pelaku terjerat pasal 363 KUHP jo ayat 1 pasal 53 KUHP.

Artikel sebelumyaKabupaten Gresik-Jatim catat peningkatan jumlah COVID-19 tertinggi
Artikel berikutnyaKemensos segera mendistribusikan BST untuk mencegah akibat darurat PMKMKM.