Beranda Hukum Polisi Kendari sedang bernegosiasi dengan pemerintah kota tentang biaya korban tembakan dari...

Polisi Kendari sedang bernegosiasi dengan pemerintah kota tentang biaya korban tembakan dari ketapel.

Kendari (ANTARA) – Polres Kendari di Sulawesi Tenggara sedang berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat jika ada korban geng ketapel.

Kapolsek Kendari, Komisaris Polisi Muhammad Eka Farurrahman, di Kendari, Rabu, mengatakan pihaknya sedang menyusun daftar korban dan segera berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat untuk biaya pengobatan.

“Kami akan menginventarisasi seluruh korban dan berkoordinasi dengan Pemkot agar Pemkot bisa membiayai rumah sakit tersebut,” ujarnya di sela-sela pengungkapan gerombolan ketapel yang melecehkan warga.

Dia mengatakan antara Januari hingga pertengahan Mei 2022, polisi membuka 26 kasus kriminal jalanan, delapan di antaranya melibatkan penggunaan ketapel.
“Untuk kasus yang korbannya mengalami percikan api, baru kami tinjau delapan kasus,” katanya.

Polisi akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di beberapa lokasi yang diduga rawan panah dan kejahatan jalanan lainnya. Polres Kendari melakukan patroli dan pengawasan terhadap kamtibm khususnya di kawasan kota Kendari yang akhir-akhir ini sering dikriminalisasi dengan penggunaan ketapel beranak panah di jalanan.

“Ke depan kita akan terus patroli sampai Kendari benar-benar menguntungkan,” ujarnya.

Artikulli paraprakDPO MIT Poso meninggalkan satu orang
Artikulli tjetërTarget Menkumham untuk merevisi ROP Kewarganegaraan selesai pada 2022