Beranda Hukum Polisi Jawa Tengah menindak perdagangan anak-anak

Polisi Jawa Tengah menindak perdagangan anak-anak

Semarang (ANTARA) – Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda) mengungkap praktik perdagangan anak di bawah umur yang dijual ke tempat karaoke di kota Tegal.

Direktur Reserse Kriminal Polda Jateng Kombes Paul Juhandhani mengatakan dalam siaran pers di Semarang, Rabu, tiga pelaku ditangkap karena menyelesaikan tindak pidana perdagangan anak.

Dia menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal dari informasi keberadaan anak di bawah umur yang bekerja di sebuah klub karaoke yang terletak di kompleks pasar nasi Mintaragam di Tegal.

“Saat diperiksa, ternyata ada tiga anak berusia 14 dan 17 tahun yang bekerja di karaoke tersebut,” katanya.

Ia melanjutkan, ketiga anak tersebut berasal dari Jawa Barat.

Menurut dia, tiga pekerja karaoke juga ditangkap saat menyelesaikan kasus tersebut.

Ketiga pegawai tersebut masing-masing berinisial ES (32) warga Tegal, ST (23) warga Kabupaten Cirebon, dan SHN (21) warga Bandung.

Dia menjelaskan, tersangka berperan dalam mencari korban untuk dijual di karaoke.

Menurutnya, bersama para tersangka, mereka memperoleh bukti tagihan akomodasi dan “pesanan buku” untuk ketiga korban.

Menurut dia, atas perbuatannya, tiga pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Artikel sebelumyaAmnesty Indonesia meminta kondisi penjara yang lebih baik di Indonesia
Artikel berikutnyaBalai Karantina Kendari hentikan penyelundupan 100 kg daging rusa