Beranda Hukum Polisi Cirebona memblokir jalan di zona merah

Polisi Cirebona memblokir jalan di zona merah

Cirebon (ANTARA) – Kepolisian Kota Cirebon (Polresta), Jawa Barat melakukan pemeriksaan di zona merah COVID-19 di kawasan Samber untuk membatasi mobilitas warga.

“Pembagian akan dilakukan mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Dengan demikian, hanya warga sekitar yang boleh melintasi pemekaran tersebut,” kata Kapolres Cirebona Combes Paul.

Arif mengatakan, pemblokiran tersebut merupakan bagian dari penerapan Pembatasan Kegiatan Umum (PPKM) Skala Mikro yang berlangsung di Kabupaten Cirebon.

Pembagian dilakukan di tiga titik di kawasan Samber yang saat ini berada di zona merah yaitu simpang Pasar Sumber, simpang Babakan dan simpang Kenanga.

“Kecamatan Istok merupakan salah satu zona merah Kabupaten Cirebon, sehingga perlu dilakukan pemekaran seperti ini,” ujarnya.

Dalam aksinya, aparat kepolisian yang berjaga di simpang Kenang menghadang pengendara yang hendak melintas di Jalan R. Devi Sartik. Sementara itu, mobil yang menuju Jalan Sultan Agung juga terhalang di perempatan Pasar Samber.

Pemblokiran di Persimpangan Babakan dilakukan terhadap pengendara yang menuju Kompleks Pemerintah Kabupaten Cirebon dan Pasar Sambert. Petugas menetapkan bahaya air (penghalang jalan) dan spanduk untuk pengaturan lalu lintas.

“Bersama-sama kita perlu memahami bahwa bagian ini semata-mata untuk kebaikan masyarakat,” katanya.

Artikel sebelumyaGugus Tugas COVID-19 Aceh: Faktor Usia dalam Kematian
Artikel berikutnyaMenkominfo Harap Pedoman Implementasi Pasal Tertentu Dukung Upaya Penegakan UU ITE