Beranda Hukum Polda Aceh selidiki 1305 kasus narkoba pada 2021

Polda Aceh selidiki 1305 kasus narkoba pada 2021

Banda Aceh (ANTARA) – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh mengusut 1.305 kasus narkoba sepanjang tahun 2021, dengan total 1.756 tersangka, 40 di antaranya perempuan.

Kapolda Aceh Irjen Ahmad Haydar mengatakan pada Sabtu di Banda Aceh bahwa jumlah kasus narkoba yang diselidiki telah menurun sejak tahun 2020.

“Pada tahun 2020, jumlah kasus narkoba yang ditinjau sebanyak 1.667 kasus. Berkurang 362 kasus, ”kata jenderal polisi bintang dua itu.

Menurut Kapolres Aceh, jumlah tersangka tidak hanya berkurang, tetapi juga berkurang. Jumlah tersangka pengguna narkoba adalah 2.295, 66 di antaranya adalah perempuan.

Meski jumlah kasus dan tersangkanya menurun, Irjen Polisi Ahmad Haydar mengatakan, jumlah barang bukti yang dikumpulkan, terutama ganja, meningkat.

“Volume obat shabu-shabu yang disediakan pada 2021 akan mencapai 1,8 ton. Sedangkan pada 2020 hanya 475 kilogram. Sedangkan untuk ganja, pada 2020 mencapai 61 ton, namun pada 2021 dikurangi menjadi 1 ton,” ujarnya. kata Inspektur Jenderal Polisi Ahmad Haydar.

Penurunan juga terjadi pada kasus pidana umum yang sedang ditangani oleh Polda Aceh. Pada tahun 2021, jumlah kasus pidana yang dimulai adalah 3.439. Sedangkan pada tahun 2020 mencapai 3.801 kasus.

“Dari ribuan kasus, yang paling menonjol adalah pembunuhan anggota tentara Indonesia dengan senjata api. Kejahatan bersenjata Aceh di Aceh Timur dan penembakan pos polisi di Aceh Barat,” kata Irjen Pol Ahmad Haydar.

Artikel sebelumyaKonservasi Lanskap Sembilang Dangku
Artikel berikutnyaAnggota DPR Bantu Renovasi 40 Unit Perumahan di Aceh