Beranda Hukum Pointe: tindakan tegas terhadap mafia narkoba COVID-19

Pointe: tindakan tegas terhadap mafia narkoba COVID-19

Jakarta (ANTARA) – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta polisi menindak tegas mafia narkoba COVID-19 karena negara harus hadir dengan kekuatannya mengatasi masalah harga tinggi dan kelangkaan obat di pasar. pasar.

“Kenaikan harga obat saat ini dan kekurangannya tidak dapat dibenarkan, dan mafia narkoba bertindak tanpa pandang bulu. Negara harus hadir dengan kekuatan dan kekuatannya untuk mengatasi hal ini sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat,” kata Poin dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Hal tersebut disampaikan Poin terkait dengan masih maraknya kasus COVID-19, dan sejumlah pemberitaan terkait dugaan aktivitas mafia narkoba terus bermunculan, seperti harga obat terapeutik COVID-19 di Papua yang terus mengalami kenaikan. mencapai Rp. 25 juta.

Polisi sebelumnya menggerebek depot narkoba di kawasan Jakarta Barat dan di Bogor, Jawa Barat, tempat penyimpanan obat-obatan, termasuk obat terapeutik untuk COVID-19.

Poinne mengutuk praktik mafia narkoba, terutama terkait obat terapeutik COVID-19, sehingga pemerintah harus memastikan obat tersedia dengan harga yang wajar.

“Di mana simpati ketika orang sakit masih harus membayar mahal dan obat-obatan ditimbun demi keuntungan ekonomi? Tindakan tegas terhadap semua mafia narkoba, ”katanya.

Pointe memuji serangkaian upaya yang telah mengungkap akumulasi obat untuk COVID-19 dan tindakan tegas oleh pihak berwenang.

Ia meminta temuan ini diikuti dengan pengungkapan jaringan di belakangnya, karena kesehatan merupakan salah satu syarat paling mendasar yang harus dijamin negara.

“Oleh karena itu, negara harus benar-benar hadir dan memberikan perlindungan, termasuk dengan memberikan akses dan pelayanan kesehatan yang berkualitas, termasuk memastikan tersedianya obat-obatan yang efektif dan terjangkau,” ujarnya.

Mantan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) itu mengajak pemerintah untuk memperluas riset internal pasokan obat, termasuk obat terapeutik untuk COVID-19.

Poin juga meminta pemerintah mendorong industri nasional untuk berpartisipasi di sektor narkoba dan memangkas jalur birokrasi dan distribusi yang bisa dibobol mafia.

“Pemerintah juga telah mengeluarkan peraturan tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk obat terapeutik COVID-19, yaitu Peraturan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/4826/2021. Keputusan ini benar-benar dilindungi dan menjadi patokan harga obat terapeutik untuk COVID-19,” ujarnya.

Politisi PDI-P itu menilai perlu tindakan tegas untuk memastikan HET obat terapeutik COVID-19 dan ketersediaannya harus terjamin agar harga juga terkendali sesuai ketentuan.

Artikel sebelumyaDitpolair Polda Sumbar Salurkan Bantuan Sosial Kepada Masyarakat Pesisir
Artikel berikutnyaBBKSDA Papua terima relokasi satwa dari Jakarta dan Yogyakarta