Beranda News Pj Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri: Sumpah Demi Tuhan dalam menjalankan tugas

Pj Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri: Sumpah Demi Tuhan dalam menjalankan tugas

Jakarta (ANTARA) – Pengambilan sumpah jabatan pegawai negeri sipil (PNS) bukan sekadar upacara, melainkan bentuk pertanggungjawaban kepada Tuhan, kata Pj Sekjen Suhajar Diantoro di Jakarta, Selasa.

Oleh karena itu, Suhajar berharap kepada 315 lulusan Institut Ilmu Administrasi Dalam Negeri (IPDN) dan Politeknik Keuangan Negara Institut Akuntansi Negara (PKN STAN) yang secara pribadi mengambil sumpah jabatan di Sasan Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri, Jakarta dan Selasa Virtual dapat menjalankan tugasnya sebagai PNS secara profesional dan bertanggung jawab.

“Jadi nanti di Padang akan diperhitungkan Makhsyar. Tidak hanya sekedar mengucapkan (sumpah) ini, tetapi juga melapor kepada Allah SWT,” kata Suhajar mengutip keterangan tertulis dari Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri.

Ratusan PNS akan ditempatkan di Rumah Dinas dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

“Kami berharap ikrar dan janji ini dapat ditepati dan dipenuhi seefisien mungkin,” kata Suhajar kepada seorang pejabat pemerintah yang baru saja diambil sumpahnya.

Dalam upacara pengambilan sumpah, kitab suci digunakan sesuai dengan agama dan kepercayaannya.

Suhajar menyumbangkan kitab suci untuk memperkuat kepercayaan PNS dalam menunaikan tugasnya sebagai PNS.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Sekjen Kemendagri juga meminta PNS bekerja keras dan meraih kesuksesan di lembaganya.

“Anda memilih untuk bekerja sebagai PNS, jadi kami di Kuadran 1 sangat berbeda dari pemilik restoran Padang, direktur perusahaan swasta, dokter mata, dll.“ bekerja dengan baik karena menimbulkan empati, ”kata Suhajar saat berpesan kepada pejabat pemerintah.

Ia juga mengatakan bahwa tugasnya sebagai PNS adalah bagian dari ibadah. Dengan demikian, diharapkan PNS mampu mengambil alih kepemimpinan di masing-masing instansi sebagai contoh.

Contohnya adalah kekuatan kepemimpinan. Namun, lanjutnya, kelemahan harus menjadi pelajaran yang harus dihindari di masa depan.

Pengambilan sumpah jabatan pegawai negeri sipil merupakan bagian dari pengembangan profesionalisme pegawai, sebagaimana diatur dalam pasal 66 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Pasal tersebut menyebutkan bahwa setiap calon pegawai yang diangkat menjadi PNS wajib mengucapkan sumpah jabatan sebagai PNS.

Artikel sebelumyaKetua Komnas HAM: Mari Bersenang-senang di Festival HAM 2021
Artikel berikutnyaKetua BPK: Partai politik harus membuat sistem pelatihan personel antikorupsi