Beranda News Peserta Seleksi CASN Harus Lulus Tes COVID-19

Peserta Seleksi CASN Harus Lulus Tes COVID-19

khusus untuk peserta seleksi CASN di Jawa, Madura dan Bali minimal harus mendapat vaksinasi dosis pertama.

Jakarta (ANTARA) – Calon Pegawai Negeri Sipil (CASN) harus mengikuti tes RT PCR atau rapid antigen test COVID-19 untuk lolos tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Surat yang dikeluarkan BKN di Jakarta, Senin, nomor 7787/B-KS.04.01/SD/E/2021, menyebutkan bahwa peserta harus melakukan tes RT PCR dalam jangka waktu paling lama 2×24 jam atau tes antigen cepat dalam waktu paling lama. periode 1 x 24 jam dengan hasil negatif atau non reaktif sebelum mengikuti tes SKD.

Persyaratan tersebut sesuai dengan surat rekomendasi dari kepala gugus tugas COVID-19, nomor: B-115/KA SATGAS/PD.01.02/8/2021 tanggal 21 Agustus 2021.

Selain melakukan apusan, khusus untuk penyaring CASN di Jawa, Madura dan Bali, mereka harus divaksinasi dan paling tidak mendapat dosis pertama.

Seluruh peserta juga harus menerapkan 3M saat mengikuti tes yaitu menggunakan masker tiga lapis dan menambahkan masker kain pada bagian luar (double mask), menjaga jarak minimal satu meter dan mencuci tangan dengan sabun atau tangan. desinfektan.

Peserta Ujian Penyaringan CASN juga harus melengkapi Formulir Pernyataan Kesehatan di sscasn.bkn.go.id dalam waktu empat belas (14) hari sebelum ujian saringan dan paling lambat H-1 sebelum ujian.

Formulir yang sudah diisi harus dibawa pada saat proses seleksi dan ditunjukkan kepada petugas sebelum memberikan PIN pendaftaran.

Sesuai protokol kesehatan, ruangan kegiatan maksimal terisi hingga 30 persen dari kapasitas ruangan normal untuk seleksi CASN 2021, dan penyemprotan disinfektan akan dilakukan secara berkala, terutama setiap pergantian sesi.

Berdasarkan sebaran sesi seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS dan Seleksi Kompetensi Non Guru Formasi 2021, maka tes SKD CPNS akan dilaksanakan selama 100 menit per sesi, dan dalam satu hari – dari dua hingga empat. rapat akan diadakan tergantung tempat dan waktu pelaksanaan SKD CPNS.

Seleksi kompetensi inti (SKD) CPNS dan seleksi kompetensi PPPK tanpa tutor pada tahun 2021 untuk instansi pusat dan instansi daerah di lokasi BKN Pusat, Kanwil dan UPT BKN akan dimulai pada 2 September 2021.

Menanggapi pertanyaan ANTARA, Kepala Bagian Humas, Hukum, dan Kerjasama BKN Satya Pratama mengatakan, informasi tambahan mengenai penerapan SKD akan disampaikan pada konferensi pers.

Artikulli paraprakDirut Dukcapil Tegur 10 Disdukcapil Yang Tambah Persyaratan Pengelolaan Dokumen
Artikulli tjetërBMKG memberikan peringatan dini kondisi cuaca ekstrem dalam dua dekade mendatang