Beranda Hukum Pemulangan 40 PMI asal NTB dari Malaysia terungkap bahwa mereka adalah korban...

Pemulangan 40 PMI asal NTB dari Malaysia terungkap bahwa mereka adalah korban TPPO.

Tapi konsistensi kemarin hanya dalam nama

Mataram (ANTARA) – Pemulangan 40 pekerja migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggar Barat (NTB) dari Malaysia pada Senin (28 Juni) tercatat sebagai korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Kalau dipulangkan, ada indikasi ada (korban PPPO), mungkintidak berdokumen‘, kata Kasubdit IV Pemuda, Anak dan Perempuan (Renakta) Bareskrim Polda NTB AKBP Ni Made Pudjavati di Mataram, Kamis.

Soal pemulangan, pihaknya berkoordinasi dengan satgas TPPO dua hari lalu. Koordinasi tersebut meliputi pengungkapan identitas para PMI bermasalah yang telah dipulangkan ke Indonesia.

“Tapi koordinasi kemarin hanya sebatas nama. Tidak ada bukti, tidak ada deskripsi tentang apa yang terjadi, tidak ada korban, ”ulangnya.

Pujavati memastikan kelompoknya mendefinisikan profil PMI berdasarkan sprint atasannya.

“Kami sedang menyelidiki kasus ini. Jadi kami sedang menyelidiki masalah ini, ”katanya.

Namun, dari penyelidikan ini, ia berharap ada pesan dari korban. Karena dengan adanya laporan tersebut, pihaknya akan mendukung proses penyidikan yang sedang berjalan.

“Kalau ada repatriasi, maka laporan itu berisi data pendukung, tentunya kita bisa menentukan arah penyidikan,” ujarnya.

Pemulangan 40 PMI dari NTB pada akhir bulan lalu merupakan gelombang pertama putaran pertama. Tahap kedua, tujuh PMI asal NTB akan menyusul setelah dikarantina di Wisma Pademangan, Jakarta.

Di antara mereka yang kembali ke NTB adalah 31 dari Lombok Timur; enam dari Lombok Tengah dan tiga PMI dari Lombok Barat. Mereka dikarantina di Jakarta bersama 105 PMI lainnya dari berbagai daerah sebelum akhirnya dipulangkan ke NTB.

Artikel sebelumya40.314 warga Banda-Aceh divaksinasi COVID-19
Artikel berikutnyaTingkatkan protokol kesehatan Anda dengan PeduliProtect