Beranda Nusantara Pemprov NTT Dukung Program Konservasi UNDP Flores

Pemprov NTT Dukung Program Konservasi UNDP Flores

Kupang (ANTARA) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendukung program konservasi biawak Komodo dan satwa langka lainnya yang sedang berjalan. Program Pembangunan PBB (UNDP) di Pulau Flores.

Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soy bertemu dengan koordinator program konservasi yang disebut Berinvestasi pada komodo dan spesies langka lainnya di seluruh dunia di Flores (DI KELOMPOK).

“Pemerintah provinsi siap memberikan surat dukungan dan arahan yang dibutuhkan UNDP untuk mengimplementasikan IN-FLORES dalam rangka melestarikan komodo purba dan ekosistem sekitarnya, termasuk pemberdayaan masyarakat di kawasan konservasi,” kata MP. Gubernur, seperti dikutip dalam siaran pers yang diterima di Kupang, Minggu.

Ia menekankan pentingnya pembagian tugas yang jelas dalam pelaksanaan program konservasi biawak Komodo dan satwa langka lainnya di Pulau Flores.

“Harus ada pembagian tanggung jawab yang jelas tentang apa yang dilakukan UNDP dan apa yang dapat dilakukan pemerintah provinsi untuk menyukseskan upaya konservasi,” katanya.

Koordinator Program IN-FLORES UNDP Francisca Sugi menjelaskan bahwa UNDP bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah mengajukan proposal program IN-FLORES untuk Fasilitas Lingkungan Global (GEF).

“GEF telah menyetujui pendanaan lebih dari Rs 80 miliar selama periode enam tahun dari 2022 hingga 2028,” katanya.

Dikatakannya, program konservasi UNDP akan dilaksanakan di habitat biawak Komodo di tiga kabupaten, yakni Manggaray Barat, Manggaray Timur dan Ngada.

Program tersebut, kata dia, akan mencakup upaya konservasi yang komprehensif, pengembangan ekonomi masyarakat di sekitar habitat biawak Komodo, dan pengembangan penelitian biawak Komodo, flora dan fauna di kawasan konservasi biawak Komodo.

Artikel sebelumyaOTT Walikota Bekasi
Artikel berikutnyaWagub berharap konvoi kendaraan listrik bisa menginspirasi masyarakat