Beranda Warganet Pemkab Gunungkidul Tinjau 400 Rumah Tidak Layak Huni

Pemkab Gunungkidul Tinjau 400 Rumah Tidak Layak Huni

kedepannya kami akan menambah anggaran untuk renovasi rumah ini

Gunungkidul (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah merenovasi rumah tidak layak huni bagi 400 KK dengan anggaran Rp 7 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Irawan Jatmiko di Gunungkidul, Rabu mengatakan, hingga 400 rumah telah menerima program Perbaikan Tidak Layak Huni (RTLH).

“Anggaran untuk modernisasi rumah tidak layak huni Rp 7 miliar yang bersumber dari APBD,” kata Irawan.

Ia menyebut setiap rumah mendapat anggaran modelling sebesar Rp 17,5 juta. .
Biaya renovasi rumah ditambah swadaya masyarakat sebesar Rp 9,15 juta atau rata-rata Rp 22,89 juta per penerima manfaat.

“Kami sudah mengecek dan memastikan data penerima manfaat program RTLH. Kami berharap program ini bisa mengakhiri RTLH di Gunungkidul,” ujarnya.

Salam Asmouni, Lurah mengatakan, saat ini sedang dilakukan koordinasi dengan DPUPRKP Gunungkidul terkait bantuan untuk merenovasi rumah ini, dan akhirnya diketahui ada 5 keluarga yang mendapat bantuan.

Asmouni bersyukur, kini penghuninya bisa memiliki hunian yang lebih nyaman. Rumah mereka juga lebih aman selama musim hujan ini.

“Bantuan stimulus Rp17,5 juta per penerima menggunakan Pagu Indikatif Daerah (PIWK) dari DPUPRKP,” ujarnya.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan, masih banyak warga yang kekurangan rumah layak huni. Renovasi rumah merupakan intervensi pemerintah yang perlu dilakukan.

“Mereka membutuhkan bantuan agar dapat hidup lebih layak di perumahan yang layak huni. Ke depan, kami akan menambah anggaran untuk renovasi rumah ini,” katanya.

Artikulli paraprakDinas Kesehatan DIY Minta Pengelola KTR Lakukan Evaluasi Mandiri
Artikulli tjetërPMI mengirimkan 15 tangki air bersih ke Chianjur