Beranda News Pemerintah tambah bantuan sosial untuk fakir miskin di Jawa Barat

Pemerintah tambah bantuan sosial untuk fakir miskin di Jawa Barat

Alokasi keuangan tambahan untuk penanggulangan kemiskinan ekstrem melalui bantuan sosial tunai akan diberikan kepada lima wilayah prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem di Provinsi Jawa Barat dalam waktu tiga bulan hingga akhir tahun 2021.

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah menaikkan anggaran program bantuan sosial dalam upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem di lima kabupaten di Provinsi Jawa Barat, kata Wakil Presiden Maaruf Amin di Bandung, Rabu.

Dalam pernyataan dari Kantor Pers, Media, dan Informasi Wakil Presiden (BPMI Setwapres), Rabu, Wapres mengatakan pemerintah telah berjanji untuk mempercepat penyelesaian kemiskinan ekstrem di tujuh provinsi pada akhir tahun 2021.

“Tambahan dana penanggulangan kemiskinan ekstrem melalui bantuan sosial tunai akan diberikan kepada lima kabupaten prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem di Provinsi Jawa Barat dalam waktu tiga bulan hingga akhir tahun 2021,” kata Wapres saat memimpin rapat di Kantor Gubernur Jawa Barat. . Kantor, Rabu.

Penambahan alokasi anggaran bansos tunai, lanjut Wapres, merupakan upaya membangun kembali perekonomian nasional yang dilanda pandemi COVID-19.

Wapres juga meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan lima Bupati Wilayah Prioritas memastikan seluruh masyarakat penerima bantuan dapat menerima bantuan sosial.

“Gubernur dan Bupati juga harus memperkuat perencanaan dan penganggaran untuk program penanggulangan kemiskinan ekstrem di APBD masing-masing, terutama yang terkait dengan karakteristik masyarakat di daerahnya masing-masing,” kata Wapres.

Bantuan Sosial Tunai merupakan program perlindungan sosial yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk mengatasi kemiskinan ekstrim di Indonesia. Selain itu, pemerintah juga mengembangkan program untuk memberdayakan masyarakat miskin.

Jawa Barat adalah salah satu dari tujuh provinsi yang ditetapkan untuk mengatasi kemiskinan ekstrem pada akhir tahun 2021. Jumlah penduduk sangat miskin di lima wilayah prioritas Jawa Barat adalah 460.327 rumah tangga, dan jumlah rumah tangga sangat miskin sebanyak 107.560 rumah tangga. …

Rincian penduduk sangat miskin di lima kabupaten: 90.480 di Kabupaten Chandzhur, 93.480 di Kabupaten Bandung, 69.090 di Kabupaten Kuningan, 106.690 di Kabupaten Indramayu dan 106.780 di Kabupaten Karawang.

Artikel sebelumyaWapres memimpin rapat penanggulangan kemiskinan ekstrem di Jawa Barat
Artikel berikutnyaDPP PSI tegaskan Viani Limardi bukan lagi kader partai