Beranda Warganet Pemerintah menambah 4.300 tenaga ahli KB lokal

Pemerintah menambah 4.300 tenaga ahli KB lokal

mendukung program percepatan keluarga berencana

Wonosobo (ANTARA) – Kepala Badan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Vardoyo mengatakan pemerintah akan menambah 4.300 Petugas Keluarga Berencana Lapangan (PLKB).

“Ngomong-ngomong, dalam pertemuan dengan Presiden Djokovi beberapa waktu lalu, saya sebenarnya mengusulkan penambahan PLKB minimal 9.000 orang, karena selama ini baru 400 sampai 800 orang setahun,” kata Hasto di Vonosobo, Senin.

Hal itu disampaikannya saat rapat dengan petugas dan staf KB dari Dinas Pengendalian Kependudukan, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB PPPA) Kabupaten Wonosobo.

Jasto mengatakan, setelah berkoordinasi dengan Menteri PAN RB Thiahio Cumolo, usulannya diterima dengan baik, meski pada akhirnya hanya 4.000 PNS yang disetujui dengan perjanjian kerja (P3K) dan 300 PNS.

Ia mengatakan dengan 4.300 PLKB untuk memenuhi kebutuhan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, pihaknya mengharapkan Wonosobo menerima tambahan 8-10 PLKB tahun depan.

“Meskipun belum maksimal, saya berharap suplemen ini dapat mengoptimalkan peran dan fungsinya untuk mendukung program percepatan keluarga berencana dan mencegah stunting,” katanya.

Ia optimis dengan dukungan dari Kantor PPKB PPPA Kabupaten Wonosobo yang juga ketua TP PKK, program-program yang diusung akan lebih mudah untuk mencapai tujuannya.

Kepala Kantor PPKB PPPA Kabupaten Wonosobo Dia Retno mengaku sangat bersyukur karena penambahan PLKB memang sudah menjadi kebutuhan yang mendesak.

“Ini angin segar, karena disampaikan langsung oleh kepala BKKBN yang tentunya bisa diperhitungkan, jadi kita tentu berterima kasih,” ujarnya.

Kapasitas penyuluh yang dibantu kader PPKBD yang disebut Dyah, kini bahkan sangat berguna dalam mendukung program percepatan vaksinasi COVID-19 yang diharapkan Bupati hingga akhir November 2021 bisa mencapai 50 persen.

Dia menuturkan, untuk program penanggulangan stunting, pihaknya sedang berupaya menambah staf PLKB karena tahun depan akan ada 18 desa di Kabupaten Vonosobo yang stunting dan harus diselesaikan.

Artikel sebelumyaArkeolog: Monia Latuvaria adalah tokoh penting dalam kemenangan perang di Alak II.
Artikel berikutnyaPemalsuan! Pengumuman Anies-Ganjar sebagai capres dan cawapres 2024