Beranda Trending Pemerintah membantu promosi dan produksi film lokal

Pemerintah membantu promosi dan produksi film lokal

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membantu industri film mempromosikan dan memproduksi film di tengah pandemi yang membuat banyak produksi dan pemutaran film tertunda.

Kemenpakraf Neil Al Himam, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Ekonomi Kreatif, mengatakan pihaknya baru saja meluncurkan program promosi film layar lebar berupa bantuan pemerintah dari Pemulihan Ekonomi Nasional.

“Ada 40 film layar lebar yang diluncurkan sore ini yang bisa dipromosikan hingga akhir tahun, film-film bisa diputar di tahun-tahun mendatang,” kata Neil dalam webinar Wardaya Business Expo 2021, Jumat.

Ia menambahkan, pemerintah juga membantu agar film-film dari komunitas di luar Jakarta bisa berkarya.

“Bantuan negara diberikan untuk produksi sekitar 60 film yang bisa dibantu, ini khusus untuk komunitas film daerah,” ujarnya.

Selain bantuan promosi dan produksi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saat ini tengah mengupayakan bantuan perizinan hak edar film-film dalam inventarisnya agar dapat segera ditayangkan di bioskop.

“Mudah-mudahan, ketika film itu keluar tahun depan, pemerintah dapat menayangkannya untuk tujuan non-komersial di acara-acara, festival, diaspora luar negeri, dan bioskop lokal,” jelas Neil.

Dukungan bagi sineas juga diberikan melalui program reguler, salah satunya SCENE (Scripting Masterclass for Television and OTT Films), yang bertujuan untuk mengidentifikasi bakat-bakat baru dalam penulisan skenario untuk konten televisi dan film di tanah air.

Neil mengatakan pihaknya juga membantu memacu pembukaan bioskop karena kondisi mulai membaik sehingga mereka dapat kembali beroperasi dan membantu memperbaiki situasi di industri film. Sejumlah bioskop di Indonesia sudah dibuka kembali dengan bandwidth maksimal 50 persen.

Pengelola bioskop menetapkan persyaratan bagi peserta untuk bekerja sama menjaga kesehatan dan keselamatan, seperti komitmen terhadap protokol kesehatan dan vaksinasi agar dapat menikmati menonton di layar lebar.

Artikel sebelumyaPandemi mempengaruhi genre dan arah musik baru
Artikel berikutnyaCagar alam Raja Ampat seluas 1.396 hektar telah disulap menjadi suaka margasatwa.