Beranda Hukum Pelanggar aturan CPKM dibebaskan dari Lapas Tasikmalay

Pelanggar aturan CPKM dibebaskan dari Lapas Tasikmalay

Jakarta (ANTARA). Pelanggar Peraturan Pembatasan Kegiatan Umum (PPKM) telah dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B di Tasikmalaya, Jawa Barat. Minggu.

Kepala Lapas II B Tasikmalaya, Devi Bartian, dalam keterangan tertulis di Jakarta menjelaskan, pria berinisial ALS itu telah menjalani tiga hari masa hukumannya sejak Kamis (15/7).

“Pembebasan yang bersangkutan melalui prosedur dan prosedur administrasi hari ini (Minggu), sehingga yang bersangkutan bisa dibebaskan tepat waktu yaitu pukul 08.00 WIB,” kata Davy.

ALS dinyatakan bersalah melanggar Perda Jabar Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Perda Jabar Nomor 13 Tahun 2018 Tentang Kedamaian, Ketertiban, dan Perlindungan Masyarakat.

ALS memilih menghadapi hukuman penjara daripada membayar denda Rp 5 juta karena melanggar aturan darurat PPKM. Ia divonis penjara karena tidak mematuhi aturan darurat PPKM selama pandemi COVID-19.

“Saya hanya berpesan kepada masyarakat bahwa lebih baik mengikuti aturan PPKM yang luar biasa, jangan seperti saya. Soalnya, keadaan darurat ini dirancang untuk membantu banyak orang dan semua masyarakat untuk menekan penyebaran COVID-19,” kata ALS usai dibebaskan dari Lapas Tasikmalaya.

ALS menyatakan, selama tiga hari berada di Lapas Tasikmalay, semua petugas memperlakukannya dengan baik. Dia akan menjalankan bisnisnya lagi, mematuhi aturan yang berlaku dan berjanji untuk tidak melakukan kesalahan yang sama.

Artikel sebelumyaSatgas Kota Ternate Uji Antigen Pelanggar Jam Malam
Artikel berikutnyaTNI AL menggunakan dua pesawat untuk mencari nelayan yang tenggelam