Beranda News PDIP Jawa Timur Perintahkan Gugat Pengrusakan reklame Poigne

PDIP Jawa Timur Perintahkan Gugat Pengrusakan reklame Poigne

Beritahu polisi. Kami sepenuhnya mempercayai pihak berwenang,

Surabaya (ANTARA) – DPD PDIP Jatim menginstruksikan kader untuk menindak tegas perusakan sejumlah baliho yang dilakukan Ketua DPR RI Puan Maharani di beberapa lokasi.

“Laporkan ini ke polisi. Kami sepenuhnya menginstruksikan pihak berwenang untuk menangani hal ini,” kata Kusnadi, Ketua DPI-P DPD Jatim, saat dihubungi di Surabaya, Senin.

Vandalisme terhadap baliho Poinne Maharani telah terjadi di beberapa daerah di Jawa Timur, seperti Blitara dan Surabaya.

Kusnadi sangat menyayangkan kejadian tersebut, apalagi Poin Maharani selain menjadi ketua DPR RI tercatat sebagai ketua DPI-P GPP.

“Kami sangat menyayangkan tindakan tangan-tangan tidak bertanggung jawab ini. Papan reklame Bu Poin dihitamkan, padahal pesannya sangat positif untuk mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

PDI-P Jatim menduga ada pihak yang tidak senang dengan berbagai karya populer partai tersebut, sehingga mengajak masyarakat optimis menghadapi pandemi.

“Karena tidak berani menyerang aksi atas kebutuhan pokok, ambulans gratis, kemudahan vaksinasi, dan sebagainya, akhirnya mereka menyasar papan reklame kader partai yang mengkampanyekan protokol kesehatan dan menawarkan vaksinasi,” kata Pak Kus, panggilan akrabnya.

Menurut dia, DPI-P memiliki pengalaman dalam melawan tekanan dan fitnah dari luar, karena semua personel dilandasi kesabaran, keimanan, dan prinsip taat hukum.

Tekanan dari luar secara efektif membuat PDI-P lebih kuat di bawah komando Ketua Umum Megawati Sukarnoputri, katanya.

Politisi senior yang juga Ketua DPRD Jawa Timur itu mengatakan, pihaknya ditugaskan untuk melibatkan akar rumput untuk aktif di tengah masyarakat selama pandemi, membantu meringankan beban pemerintah dan masyarakat.

“Komitmen nasional dan kerakyatan terhadap PDI-P dirasakan langsung oleh rakyat. Tenaga kerja kami terus bekerja keras selama pandemi COVID-19. Padahal sudah banyak yang terekspos,” ujarnya.

Artikel sebelumyaGempa berkekuatan 6,5 SR mengguncang Toho Una-una, Sulawesi Tengah
Artikel berikutnyaKasad menginstruksikan 1.400 karyawan BKO untuk bersiap menjaga fasilitas vital