Beranda News Partai NasDem punya tujuan "kekebalan kolektif" cegah kasus COVID-19

Partai NasDem punya tujuan "kekebalan kolektif" cegah kasus COVID-19

Jakarta (ANTARA) –

DPP NasDem berkomitmen untuk mengejar tujuan “herd immunity” atau kekebalan kelompok dalam menekan kasus COVID-19 di tanah air.
“Alhamdulillah di Jakarta sudah melebihi target herd immunity,” kata Okki Asokawati, Ketua Bidang Kesehatan GP Partai NasDem, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.
Pencapaian ini tidak lepas dari tujuan pihak NasDem DKI Jakarta yang secara khusus membuka balai vaksinasi NasDem Care di lima wilayah yaitu Jakarta Pusat, Selatan, Barat, Utara dan Timur, serta kendaraan vaksinasi yang melakukan kegiatan petik bola di tempat padat. daerah. pemukiman.

Program vaksinasi di Jakarta berlangsung hampir dua bulan. Menurutnya, jika bukan karena keikhlasan dan keikhlasan, akan sulit dilaksanakan.

“Vaksinasi di 5 kecamatan di Jakarta berjumlah 87.632 orang. Selain itu, vaksinasi yang sebelumnya dilakukan secara terpisah oleh Badan Penyelamatan NasDem, telah mencapai 3.296. Angka ini melebihi target yang diharapkan,” kata Ocky.
Politisi perempuan kelahiran Jakarta ini mengatakan program vaksinasi NasDem Peduli juga dilakukan di daerah lain.
Di Jawa Barat, vaksinasi juga sudah gencar dan telah menyebar ke berbagai daerah/kota, antara lain kota Cirebon, Bogor, Chandzhur, Subang, Karawang, Bandung, Bandung Barat, Chimahi dan Depok.

“Data terakhir untuk Jabar sudah mencapai 17.543 peserta,” kata Ocky.
DPW NasDem Jawa Tengah (Jawa Tengah) juga fleksibel dalam program vaksinasi yang umum di Kudus, Wonosobo, Kebumen, Chilakap, Semarang, Brebes, Japara, Sukoharjo, Rembang dan Banjarnegara.

“Ada 9.500 orang yang divaksinasi,” jelas Ocky.

Sama halnya dengan DPW NasDem Jawa Timur. NasDem Peduli sudah divaksinasi di Probolinggo, Sidoarjo, Gresic, Mojokerto, Kediri, Malang, Lumajang dan Pasitan. Di Jawa Timur, sekitar 30.000 orang telah mengikuti vaksinasi di posko-posko NasDem Peduli.
Selain itu, di Daerah Istimewa Yogyakarta, vaksinasi dilakukan di Kulon Progo, Sleman, Gunung Kidul dan Bantula. Data vaksinasi – 2000 peserta.,
DPW Kalbar tak mau kalah dalam vaksinasi. Staf NasDem di provinsi itu juga telah melakukan vaksinasi di sejumlah daerah seperti Kabupaten Secadau dan Kabupaten Cubu Raya.
“Alhamdulillah, 2088 warga mendapat vaksinasi dosis pertama dan kedua,” ujarnya bersyukur.
Kemudian, di Banten, 605 warga divaksinasi di stasiun vaksinasi NasDem, Papua Barat (280), Nusa Tenggara Timur (2110), Sumatera Utara (200). Kepulauan Riau (814), Bangka Belitung (312), Sulawesi Tengah (230), Sulawesi Selatan (930), Papua (71), Nusa Tenggara Barat (1000), Sulawesi Barat (20).

Tidak hanya itu, anggota Fraksi NasDem juga merupakan partisan yang mengikuti program vaksinasi penduduk. Komisioner IX DPR Hasna Shyam memvaksinasi 1.000 peserta. Saat itu, Fadholi (anggota Komisi IX) memiliki 4.000 anggota.
Kemudian anggota Komisi IX Ratu Ngadu Bonu Wulla 4000 peserta vaksinasi. Kemudian Ari Egani (anggota Komisi III) 1.500 orang. Anggota DNRD Jakarta Nova Palokh 449 orang.
Secara total, jelas Ocky, sejauh ini (16/9) angkatan NasDem telah memvaksinasi dosis pertama dan kedua sebanyak 169.580 orang dengan total dosis 339.160 orang.
Ia mengatakan, angka tersebut tidak menyurutkan NasDem untuk melayani masyarakat.
“Program vaksinasi COVID-19 saat ini sedang berlangsung di Akademi Pertahanan Nasional Partai NasDem, Jakarta Selatan, mulai 6 hingga 26 September dengan target mendapatkan 10.000 dosis vaksin Pfiezer,” kata mantan anggota DPR itu selama dua periode itu. (2009-2019).
NasDem, kata Ocky, akan melanjutkan program vaksinasi sesuai target 1 juta orang. NasDem berharap vaksinasi massal akan melindungi penduduk dari tertular COVID-19.

Setelah itu, lanjut Ocky, pemerintah dan masyarakat bisa kembali beraktivitas. Otomatis, perekonomian kembali menggeliat dan daya beli masyarakat akan meningkat.

Partai NasDem akan terus menjadi pusat masyarakat. NasDem tidak ingin masyarakat menghadapi pandemi sendirian. Kami berharap langkah ini dapat membantu bangsa dan negara bangkit dan pulih dari ancaman COVID-19,” kata Ocky.

Artikel sebelumyaDensus tengah gencar mengusut terduga teroris AR, tokoh sentral JI.
Artikel berikutnyaPKC telah menunjuk Pj tersangka kepala PU Hulu Sungai Utaru