Beranda Warganet Padang mendekati zona merah COVID-19, warga dihimbau untuk tetap di rumah

Padang mendekati zona merah COVID-19, warga dihimbau untuk tetap di rumah

Padang (ANTARA) – Dinas Kesehatan Kota Padang menyebut Kota Padang saat ini mendekati zona merah COVID-19, sehingga warga diimbau untuk tetap berada di rumah.

“Peningkatan jumlah kasus positif COVID-19 di Padang menjadi perhatian serius, dengan peningkatan jumlah penduduk yang terpapar virus mencapai ratusan per hari dan berdasarkan indikator kesehatan masyarakat pada pekan ini. Kita mendekati zona merah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani Hamid di Padang, Minggu.

Menurut dia, menurut indikator kesehatan masyarakat untuk seluruh kabupaten/kota Sumbar, Padang berada pada angka 2,2 dan batas zona merah sebesar 1,8.

“Sementara di seluruh Indonesia, Sumatera Barat berada di zona merah,” katanya.

Oleh karena itu, seluruh warga Padang dihimbau untuk tidak keluar rumah jika tidak terlalu penting.

Selain itu, ia kembali menghimbau kepada warga untuk mendisiplinkan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. “Warga juga diharapkan segera divaksinasi,” katanya.

Ia mengimbau warga yang sudah merasakan gejala COVID-19 untuk segera memeriksakan diri dengan mengunjungi Pusquesmas untuk tes smear.

“Jika Anda merasakan gejala COVOD-19 seperti kehilangan penciuman, demam, dll, Segera tampon dan isolasi mandiri,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Padang memiliki kebijakan Bekerja dari rumah (WFH) atau bekerja dari rumah jika COVID-19 terus meningkat minggu depan.

“Jumlah positif COVID-19 di Kota Padang meroket dalam beberapa hari terakhir. Ratusan orang terinfeksi setiap hari. Jika jumlah ini meningkat dari waktu ke waktu, Pemkot Padang akan memperkenalkan WFH,” ujarnya. kata Wali Kota Padang Hendry Sept.

Jika angka positif masih tinggi hingga pekan depan, kata dia, pihaknya akan mengirimkan surat imbauan kepada seluruh perusahaan di Padang untuk menerapkan WFH kepada karyawannya.

Artikel sebelumyaKementerian Kesehatan sedang mengkonsolidasikan informasi tentang COVID-19 di aplikasi Peduli Protect.
Artikel berikutnyaLPSK mengapresiasi kembalinya gedung sekolah Hitadipa Coramil