Beranda Warganet Otoritas Pendidikan Papua: pendidikan penuh waktu disesuaikan dengan kondisi daerah

Otoritas Pendidikan Papua: pendidikan penuh waktu disesuaikan dengan kondisi daerah

Jayapura (ANTARA) – Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah Provinsi Papua mengatakan pelatihan tatap muka di daerah terus disesuaikan dengan konteks daerah masing-masing.

Pj Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Kearsipan Daerah Provinsi Papua Protasius Lobia di Jayapura, Minggu, mengatakan jika kawasan itu termasuk kawasan zona hijau/kota, bisa melakukan kegiatan diklat secara tatap muka.

“Namun, jika daerah ini termasuk dalam zona merah penyebaran COVID-19, belum bisa melaksanakan pendidikan dan pelatihan tatap muka,” katanya.

Pelatihan tatap muka tetap menggunakan protokol kesehatan seperti memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak, kata Protasius. “Seperti halnya Kabupaten Nduga, kita bisa sepenuhnya melaksanakan belajar mengajar tatap muka karena ini ruang hijau,” ujarnya.

Sementara itu, di wilayah Jayapura, lanjutnya, karena kondisi yang ada, pelatihan tatap muka tidak memungkinkan karena risiko penyebaran COVID-19 masih tinggi.

“Wilayah Greenland dengan wilayah pinggiran kota yang memiliki akses transportasi dan berpotensi terkena penyebaran virus dapat menggunakan sekolah penuh waktu, tetapi rasio ruang kelas ini dikurangi hingga 50 persen dengan protokol kesehatan yang ketat,” katanya.

Pada dasarnya, kata Protasius, kelompoknya siap untuk pembelajaran tatap muka dan online, tinggal menunggu kesiapan dan kondisi setiap kabupaten/kota di wilayah tersebut.

Menurut Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua per 3 September 2021, daerah yang tidak lagi harian atau nol kasus COVID-19 adalah Sarmi, Yalimo, Yahukimo, Mamberamo Tengah dan Varopen dari 29 kabupaten/kota. . di Provinsi Papua.

Artikel sebelumyaShang Chi diperkirakan akan menyelesaikan minggu debutnya dengan $75 juta.
Artikel berikutnyaHadiah FLORE "Rokok" menggambarkan cinta yang beracun