Beranda Nusantara NBRI: Berkomitmen Kuasai Teknologi Baterai untuk Kendaraan Listrik

NBRI: Berkomitmen Kuasai Teknologi Baterai untuk Kendaraan Listrik

Jakarta (ANTARA) – Lembaga Penelitian Baterai Nasional (NBRI) mengatakan Indonesia harus terus berupaya menguasai teknologi dari bahan baterai hingga baterai lithium untuk kendaraan listrik.

“Ini sangat penting karena jika Indonesia mulai manufaktur tetapi tidak memikirkan sumber daya lokal, rantai pasokan akan bernilai banyak uang,” kata pendiri NBRI dan presiden Masyarakat Riset Material Indonesia.Presiden Society for Materials Research-Indonesia) Evvy Kartini”Konferensi Internasional Baterai untuk Energi Terbarukan dan Kendaraan Listrik 2021(ICB-REV 2021), Jakarta, Selasa.

Evvy mengatakan Indonesia memiliki bahan mineral untuk produksi baterai, termasuk nikel, dimana Indonesia merupakan produsen nikel terbesar di dunia. Dengan kekayaan tersebut, Indonesia seharusnya dapat memanfaatkan sumber daya mineralnya sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan baterai EV sendiri di masa depan tanpa bergantung pada pihak luar.

Namun, kata dia, Indonesia tentunya harus mampu menguasai teknologi konversi sumber daya nikel menjadi deposit nikel dan kobalt hidroksida (MHP), yang diperlukan untuk produksi baterai, dan Indonesia perlu terus meningkatkan teknologi ini.

“Kendaraan listrik masa depan adalah nikel, dan nikel akan menggantikan bensin,” katanya.

Penguasaan teknologi produksi baterai lithium untuk kendaraan listrik menjadi fokus Indonesia dalam upaya mengembangkan produksi baterai untuk kendaraan listriknya sendiri. Dalam hal ini, NBRI berkontribusi dalam pengembangan riset baterai di Indonesia.

Evvy mengatakan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, peneliti, kementerian, BUMN hingga swasta, harus bersinergi dan berkolaborasi untuk menciptakan industri baterai kendaraan listrik di tanah air. Karena ketika ada kendaraan listrik di Indonesia, perlu dipastikan salah satu komponen penting yaitu baterai listrik tersuplai dengan andal.

Konferensi Internasional Baterai untuk Energi Terbarukan dan Kendaraan Listrik kalimat Peron menyatukan dan mendiskusikan ide-ide penelitian inovatif dan mendorong kolaborasi di sektor baterai dari para ahli, baik lokal maupun internasional, dari yang pertama ke yang berikutnya.

Konferensi Internasional Menjelaskan Kesiapan Indonesia Untuk Sukses Dengan Keputusan Presiden (Perpres) 2019 #55 Untuk Percepatan Program Kendaraan Listrik Baterai, Komitmen Dan Peran Indonesia Dalam Baterai Dan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) Secara Lokal Dan Global Di Berbagai Sektor … ekonomi seperti transportasi, energi, industri dan rumah tangga, serta dampak sosial dan ekonomi yang akan timbul.

NBRI adalah Peron yang menyatukan para ilmuwan, akademisi, mitra industri, pemerintah, dan semua pemangku kepentingan yang berspesialisasi dalam teknologi baterai dan energi terbarukan.

Artikel sebelumyaApi dipadamkan di kilang Pertamina di Chilacapa
Artikel berikutnyaPasca gempa berkekuatan 6,1 SR di Saunulu – Maluku Tengah sumur mengering.