Beranda Hukum Narapidana Teroris di Lapas Garut Sumpah Setia kepada NKRI

Narapidana Teroris di Lapas Garut Sumpah Setia kepada NKRI

Garut (ANTARA). Seorang napi terorisme yang ditahan di Lapas Kabupaten Garut Jawa Barat bersumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) setelah menjalani deradikalisasi di Lapas Garut.

“Janji ini diucapkan sebagai janji suci, sekaligus sebagai penghubung dan semangat untuk menegaskan kembali kesetiaan kepada NKRI,” kata Sipir Lapas Kelas IIB Garut Ivan Gunawan di Lapas Garut, Kamis.

Menurut dia, seorang napi yang dijerat kasus pidana khusus terorisme dikirim ke Lapas Garut, kemudian dilakukan tindakan deradikalisasi, hingga akhirnya ia menyatakan kesetiaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurutnya, program deradikalisasi di Lapas Garut cukup berhasil, terbukti napi Mulyanto (35 tahun), terpidana kelompok teroris Jamaa Ansharut Daula (JAD), lebih memilih untuk kembali setia kepada Republik. dari Indonesia.

Ia berharap, sumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia ini membuat kasus mantan narapidana terorisme dapat diterima masyarakat dan dapat berjalan seperti biasa.

“Yang bersangkutan juga tidak dipaksa oleh siapapun untuk kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia, hal ini terjadi semata-mata atas kehendaknya sendiri,” ujarnya.

Mulyanto, seorang terpidana terorisme, mengatakan janji itu berdasarkan wasiatnya enam bulan lalu, dan baru sekarang dia memenuhi janjinya.

Dia mengakui bahwa dia menyadari bahwa setelah sering berbicara dengan narapidana terorisme lainnya, termasuk penjaga penjara, dia menerima bantuan psikologis dan kemudian nasional dan agama dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

“Alhamdulillah, saya menyadari bahwa setelah saya bebas, saya akan fokus pada keluarga saya dan kembali bekerja,” katanya.

Artikulli paraprakPalsu! Ustaz Abdul Somad ditangkap dan divonis 10 tahun penjara
Artikulli tjetërGerakan konservasi di Temangunga telah menanam 370.000 bibit pohon.