Beranda News Minggu, Harapan Presiden Rekrutmen ASN di CASN

Minggu, Harapan Presiden Rekrutmen ASN di CASN

Jakarta (ANTARA) – Pemberitaan politik mingguan yang berlangsung Senin hingga Sabtu (26-31 Juli) masih menarik untuk disimak, mulai dari harapan Presiden Joko Widodo kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga rekrutmen calon Aparatur Sipil Negara. Aparatur (CASN) tahun ini. Pada tahun 2021, 4.030.090 orang akan terdaftar.

Berikut liputan berita selengkapnya.

1. Presiden: ASN bukanlah pejabat yang meminta untuk dilayani.

Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) bukanlah pegawai yang dilayani, melainkan harus mengabdi kepada masyarakat.

“ASN bukan pejabat yang minta dilayani, yang terlihat seperti pejabat di zaman penjajahan, ini sudah tidak boleh lagi, ini bukan zaman lagi,” kata Presiden Joko Widodo di Youtube, Selasa (27/7).

Lebih detail di sini:

2. Mahfoud MD: Pemerintah akan terus mengontrol penyaluran bansos.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfoud, MD, mengatakan pemerintah akan terus memantau penyaluran bansos kepada masyarakat.

Lebih detail di sini:

3. PDIP Melaporkan Pemusnahan Beberapa Baliho Pointe Maharani di Surabaya.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melaporkan perusakan sejumlah baliho bergambar Ketua DPR RI dan Ketua DPP DPP Poin Maharani di delapan lokasi di Surabaya, Jawa Timur.

Lebih detail di sini:

4. Pelamar CASN 2021 sebanyak 4.030.090 orang.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Thiagio Cumolo mengatakan, rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) ditutup pada Senin (26/7) dan ada 4.030.090 pelamar.

Lebih detail di sini:

5. Ketua DPR meminta pemerintah daerah segera membayar tunjangan tenaga medis.

Presiden DPR RI Poin Maharani meminta pemerintah daerah segera membayar dan menyalurkan santunan bagi tenaga kesehatan (nake) yang sedang berjuang melawan pandemi COVID-19.

Lebih detail di sini:

Artikel sebelumyaDalam sepekan, Kapolri menerjunkan 504 petugas untuk ikut serta dalam peristiwa Merauke.
Artikel berikutnyaKajari: Ilvan Vardhana Siregar telah didiskualifikasi sejak 21 Juli.