Beranda Nusantara Menteri LHK: Pengelolaan Sampah Indonesia Capai 55,96%

Menteri LHK: Pengelolaan Sampah Indonesia Capai 55,96%

Jakarta (ANTARA) – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Kota Nurbaya mengatakan, pengelolaan sampah Indonesia mencapai 55,96 persen dan menuntut upaya efektif untuk mencapai target pengelolaan sampah 100 persen pada 2025.

“Data KLHK menunjukkan dan mencatat bahwa sistem pengelolaan sampah kita baru mencapai 55,96 persen dari target 100 persen pengelolaan sampah pada tahun 2025,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Nurbaya saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Monitoring Bank Sampah dari Jakarta. , Kamis.

Rincian capaian hingga saat ini antara lain pengurangan sampah di seluruh kabupaten/kota, mencapai 13,49 persen dari target 30 persen, dan upaya mendaur ulang 42,47 persen dari target 70 persen pada 2025.

Tujuan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional (Jaktranas) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Jenis Sampah Rumah Tangga.

“Kita harus benar-benar bekerja secara efektif dalam jangka waktu yang singkat hingga 2025,” tambah City.

City menjelaskan, saat ini sudah ada paradigma built-in pengelolaan sampah untuk menjadi sumber bahan baku ekonomi. Ini adalah bagian dari pertumbuhan hijau, di mana pertumbuhan ekonomi dicapai melalui penggunaan sumber daya dan energi secara efisien dan mengurangi dampak lingkungan.

Prinsip sebagai sumber daya baru terbarukan, bagian dari ekonomi sirkular dan pertumbuhan hijau, sudah mulai diterapkan di Indonesia, menurut City, salah satunya melalui bank sampah.

Bank sampah mendorong upaya pengurangan sampah pada sumbernya dan mengubah gagasan sampah menjadi sesuatu yang ekonomis.

Pertumbuhan lingkungan kemudian terus didorong dengan terbitnya Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah di Tempat Penimbunan Sampah tertanggal 1 Juli 2021.

“Diharapkan gerakan dan langkah bank sampah ini didukung oleh seluruh jajaran pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat khususnya dunia pendidikan dan dunia usaha di bidang pengelolaan sampah agar lebih optimal,” ujarnya. menyimpulkan.

Artikel sebelumyaMenteri LHC: Bank Sampah Berperan Penting Membangun Bangsa
Artikel berikutnyaMenteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan imbau tong sampah fungsi edukasi