Beranda Nusantara Menteri Kehutanan Korea: KIFC Berkontribusi dalam Memerangi Krisis Iklim Global

Menteri Kehutanan Korea: KIFC Berkontribusi dalam Memerangi Krisis Iklim Global

Perlindungan lahan gambut berdampak besar terhadap perubahan iklim

Jakarta (ANTARA) – Menteri Kehutanan Korea Byung am Choi berharap Korea Indonesian Forest Center (KIFC) dapat berkontribusi dalam memerangi krisis iklim global.

“KIFC diharapkan dapat memperluas kerja sama kehutanan antara kedua negara dan terlibat dalam perang melawan krisis iklim global,” kata Byung am Choi di Korea-Indonesia Cooperation: 10 Years of Environmental Partnership and the Way Forward. online di Jakarta, Kamis.

Ia menambahkan, KIFC berperan penting dalam pelaksanaan program kehutanan yang merupakan hasil kerjasama kedua negara.

“Melalui KIFC, pemerintah Korea dapat berbagi pengalaman keberhasilan reboisasi,” katanya.

Ia mengatakan pihaknya telah merehabilitasi lahan gambut di Jambi, rawa terbesar keempat.

“Saya percaya bahwa melindungi lahan gambut akan berdampak besar pada perubahan iklim,” katanya.

Byeong am Choi mengatakan, Indonesia sebagai negara yang kaya akan hutan dengan jumlah penduduk keempat terbesar di dunia dan pemimpin ekonomi di kawasan Asean, merupakan mitra penting bagi Korea.

Ia juga berharap KIFC dapat mengidentifikasi proyek kehutanan baru dan menyelesaikan seluruh proyek restorasi gambut.

“Saya berharap kegiatan ini akan menjadi contoh yang cemerlang dalam kemitraan hijau dan mempererat persahabatan kedua negara,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menyatakan bahwa fungsi Korea Indonesian Forest Center (KIFC) perlu diperkuat untuk mempromosikan dan melaksanakan program prioritas di bidang kehutanan.

“Fungsi KIFC untuk mendorong dan mendukung pelaksanaan program bersama harus terus diperkuat sejalan dengan program prioritas di bidang kehutanan,” kata Menko.

Ditegaskannya, di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, langkah-langkah telah diambil untuk menyelaraskan pengelolaan hutan dengan beberapa prinsip, termasuk meningkatkan kualitas lingkungan sebagai sarana untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.

Kemudian pemanfaatan sumber daya hutan untuk mendukung pembangunan nasional berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan ekonomi sirkular. Dan mengubah masyarakat hutan menjadi masyarakat yang produktif untuk kehidupan yang lebih sejahtera.

Artikel sebelumyaKamis, sebagian besar Indonesia berawan
Artikel berikutnyaUniversity of Nottingham Jawa Barat Berkolaborasi Turunkan Emisi Transportasi