Beranda Warganet Membersihkan almarhum COVID-19 di rumah tidak mudah, kata tim ahli

Membersihkan almarhum COVID-19 di rumah tidak mudah, kata tim ahli

Tidak mudah menemukan orang yang mau mandi dengan protokol pada jenazah pasien Covid-19 yang sudah meninggal di rumah.

Medan (ANTARA) – Pakar Balitbang Sumut Dr. H. Delyuzard MKed (PA) SpPA (K) mengatakan, tidak mudah menemukan orang yang mau mandi sesuai protokol pada jenazah pasien COVID-19 yang meninggal dunia. di dalam rumah.

“Bahkan saat ini peti mati sulit didapat karena permintaan yang terus meningkat,” kata Delyuzard, Jumat di Medan.

Disebutkannya, DPRD KAGMI Medan telah menyiapkan program pemantauan dan pendampingan bagi pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah secara gratis.

Pasien yang mendaftar melalui call center 081260006563 akan diberitahu oleh dokter di ponselnya apa yang harus dilakukan selama isolasi diri, bagaimana memeriksa tekanan darahnya (tekanan darah digital pinjaman).

Lalu bagaimana cara memonitor saturasi udara (mengirimkan oximeter untuk mengukur saturasi dan termometer digital) agar pasien dan keluarga dapat melaporkan kondisi pasien ke dokter on call 24 jam setiap saat.

“Ada juga konsultan anak, pulmonolog, terapis, spesialis anestesi intensif dan lain-lain yang setiap hari berkumpul untuk membahas pasien,” katanya.

Delyuzard berharap masyarakat mewaspadai risiko ketika berperilaku tidak sesuai dengan protokol kesehatan: memakai masker, menjaga jarak, menghindari keramaian, mencuci tangan pakai sabun, dan membatasi mobilitas.

“Isomantap MD KAHMI Medan membantu pasien isolasi mandiri secara gratis,” ujarnya.

Artikel sebelumyaUntuk alasan ini, setiap orang mendapatkan vaksin yang berbeda.
Artikel berikutnyaDisdukcapil Aceh Tengah menambah jumlah layanan satu hari