Beranda Hukum MAKI menyatakan, polisi akan memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat merekrut pegawai...

MAKI menyatakan, polisi akan memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat merekrut pegawai PKC yang belum lolos TWK.

Saya sangat berterima kasih kepada Kapolri yang mempekerjakan mereka,

Jakarta (ANTARA) – Koordinator Masyarakat Pemberantasan Korupsi (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan rekrutmen pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lolos Tes Wawasan Nasional (TWK), berbeda dengan Polri. Administrasi, untuk memperkuat pemberantasan tindak pidana korupsi (Ditpikor) Barescrim Polri.

“Rekrutmen 56 petugas KPK yang diyakini gagal TWK justru akan memperkuat Bareskrim Polri dalam memberantas korupsi,” kata Boyamin, Selasa, menanggapi panggilan dari Jakarta.

Boyamin berharap 56 anggota PKC menyetujui rekrutmen tersebut dan memutuskan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polri.

Niat Kapolri Jenderal Paul Listio Sigit Prabowo merekrut 56 perwira PKC yang tidak lolos TWK, merupakan bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam pemberantasan korupsi.

Bagi Boyamin, pemberantasan korupsi adalah bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara. Dengan demikian, meski tidak lolos TWK, 56 pegawai KPK tetap berhak mendapatkan penghargaan dan bisa berperan sebagai ASN.

“Saya kira ini sebagai bentuk terima kasih kepada Kapolri, karena sebenarnya orang-orang ini (56 perwira PKC, red.) sudah siap menjadi ASN. Ini sebagai bentuk loyalitas kepada negara sekaligus loyalitas kepada pemerintah,” ujarnya.

Selain itu, tambah Boyamin, tujuan PKC adalah agar aparat penegak hukum dapat memberantas korupsi dengan baik.

Oleh karena itu, dengan mempekerjakan pegawai PKC di ASN Polri, Boyamin yakin semangat pemberantasan korupsi akan meningkat. Mereka akan menjadi pendorong bagi Ditpikor Bareskrim Polri.

“Saya sangat berterima kasih kepada Kapolri yang mempekerjakan mereka,” kata Boyamin.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Paul Listio Sigit Prabovo menyatakan keinginannya untuk merekrut 56 perwira KPK yang tidak lolos TWK untuk menjadi ASN Polri.

Keinginan tersebut disampaikan Sigit kepada Presiden Joko Widodo dan disetujui.

Artikulli paraprakPolisi tangkap ayah dan anak pelaku pemukulan siswa SMP di Rejang Lebong
Artikulli tjetërKawal Transformasi secara Progresif dan Visioner, Menteri Johnny Apresiasi 5 Mantan Menteri Kominfo