Beranda News Mahfoud MD: Pemerintah akan terus pantau penyaluran bansos

Mahfoud MD: Pemerintah akan terus pantau penyaluran bansos

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam). Mahfoud, MD, mengatakan pemerintah akan terus memantau penyaluran bansos kepada masyarakat.

“Bansos akan terus kami pantau,” kata Mahfoud sambil menjaga dialog interaktif dengan tiga organisasi berbasis agama Indonesia, yaitu Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), perwakilan Buddhis Indonesia (Walubi) dan Majelis Tinggi Khonghucu Indonesia (Matakin) secara online. Jakarta, Kamis.

Namun, Mahfoud memberikan informasi dalam dialog tersebut bahwa penggunaan anggaran untuk penanggulangan COVID-19 masih belum optimal.

Padahal, selama ini sebagian besar pemerintah daerah baru menggunakan 20 persen.

“Sebelum kami datang ke sini, ada rapat, salah satu keluhan dan catatan dari presiden disampaikan kepada para menteri bahwa anggaran COVID-19 belum menyerap lebih dari 20 persen hingga akhir Juli, ini sudah akhir Juli. , jadi hanya sangat sedikit. Makanya kita cari cara mengatasinya,” kata Mahfoud dalam siaran persnya.

Selain itu, Menko Mahfoud juga menyampaikan terima kasih atas berbagai kontribusi dan kritik yang diberikan oleh Waloubi, Matakin dan PHDI.

Mahfoud membuat banyak catatan untuk berkoordinasi dengan menteri lain, termasuk Presiden Joko Widodo, untuk tindakan lebih lanjut.

Dalam dialog tersebut, Mahfoud banyak menerima kritik dan masukan konstruktif dari tiga ormas agar pemerintah dapat memaksimalkan upaya penanganan pandemi COVID-19.

Ketua Dewan Kerohanian/Dewan Pusat Majelis Keagamaan Tertinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) Xs Budi S. Tanuwibovo menilai perlu upaya kolektif semua pihak, termasuk tokoh lintas agama di Indonesia, untuk mengatasi pandemi COVID-19.

“Itu harus terjadi pada saat yang bersamaan. Semua pemuka agama, kami siap berpartisipasi. Belum lagi briefing, kami berdoa di mana-mana. Tapi doa tanpa kerja nyata akan sia-sia,” kata Budi.

Ia juga mengingatkan seluruh pemuka agama untuk tidak melakukan offside. Salah satunya adalah membuat pernyataan yang salah, apalagi tidak berdasarkan pengalaman Anda.

Sebab, lanjutnya, masalah virus COVID-19 merupakan bidang ilmu kesehatan yang tidak bisa dinilai sembarangan.

Ada kekhawatiran bahwa ini akan menyesatkan publik dan melemahkan upaya untuk mengatasi pandemi.

“Masalah virus sudah menjadi bidang ilmu. Kita para pemuka agama jangan sampai memberikan informasi yang salah bahwa shalat sudah selesai, padahal tidak,” ujarnya.

Budi juga berpesan kepada pemerintah agar lebih memperhatikan penyaluran bansos kepada masyarakat. Jangan biarkan orang-orang tertentu mengambil keuntungan dari situasi sulit ini.

“Untuk bansos, kita bersyukur ada donatur yang dermawan di mana-mana, tapi kita minta Menko jangan sampai bocor. Apalagi menteri sosial marah. Ya karena di dunia ini banyak bidadari, tapi banyak juga setan yang tega melihat penderitaan orang,” kata Budi.

Sementara itu, Ketua DPP Walubi Kota Hartati Murdaya mengimbau semua pihak untuk tidak panik dan berpikir positif agar wabah virus corona dapat diatasi.

“Kuncinya adalah persatuan,” katanya.

Ada banyak tetangga di sekitar rumahnya yang terjangkit virus corona, katanya, namun bisa sembuh berkat peran aktif tetangganya yang membantu mereka pulih.

“Tetangga saya banyak yang terkena COVID, tapi semuanya dalam pengawasan dan penyalahgunaan narkoba, 4-5 harus negatif,” kata City Hartarty.

Ia juga memuji kerja keras pemerintah pusat dan seluruh pejabat dan instansi terkait yang telah berupaya mengatasi pandemi COVID-19.

“Masalahnya, terima kasih, saya bangga dengan pemerintah. Semoga semangat ini terus berlanjut dan masyarakat tidak terlalu khawatir, harus ada jalan keluarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pusat PHDI Wisnu Bava Tenaya menegaskan, PDHI fokus membantu masyarakat yang mengalami kesulitan akibat pandemi COVID-19.

“PDHI selalu bekerjasama dengan pemerintah terutama dalam hal pola hidup bersih dan sehat, serta dalam hal beribadah sesuai dengan tata cara yang telah ditetapkan pemerintah,” kata Wisnu.

Artikel sebelumyaPemprov DKI Jakarta Revisi RPJMD 2017-2022
Artikel berikutnyaBesok George Smith dan Svmmerdose siap tampil secara virtual.