Beranda Hukum Mahfood: LPSK sangat penting untuk perlindungan saksi dan korban

Mahfood: LPSK sangat penting untuk perlindungan saksi dan korban

Pekerjaan LPSK harus dirahasiakan.

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfoud, MD menyatakan keberadaan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sangat penting dan esensial untuk memberikan perlindungan hukum bagi saksi dan korban dalam penyelesaian perkara. .

“LPSK dikandung sebagai lembaga yang mandiri, mandiri, dan pekerjaannya tidak bergantung pada otoritas manapun. LPSK bisa bekerja dan tidak bisa didikte oleh siapa pun,” ujar Mahfoud dalam kuliah umum HUT LPSK ke-13 di Internet. di Jakarta, Selasa malam.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menjelaskan, kerja LPSK didasarkan pada Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 31 Desember 2014.

“Kerja LPSK harus bijaksana dalam kaitannya dengan korban kejahatan, siapa yang harus dilindungi, dalam kaitannya dengan saksi kejahatan, siapa yang harus dilindungi,” kata Mahfoud.

Mahfoud mengingatkan, LPSK harus secara jelas mendefinisikan posisi kelembagaan yang berada di antara dua kepentingan, yakni kepentingan yang diatur dalam UU Perlindungan Saksi dan Korban, yang bersifat independen. Namun, LPSK juga harus melayani kepentingan kedua, yaitu menjalankan program-program yang didukung oleh lembaga masing-masing.

“Yang pada praktiknya menciptakan irisan kekuasaan dengan lembaga tersebut,” kata Mahfoud.

Mahfoud berharap LPSK akan terus memenuhi tanggung jawab inti dan fungsi melindungi saksi dan korban, serta penegakan hukum dan memastikan bahwa hak asasi manusia saksi dan korban dihormati dalam sistem peradilan Indonesia.

Sementara itu, Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmoho Suroyo mengatakan, di tengah situasi pandemi yang membawa perubahan tak terelakkan, mekanisme kerja LPSK akan terus ditingkatkan agar mampu bertahan dan menyesuaikan. khususnya dalam perlindungan saksi dan korban.

“LPSK tetap berkomitmen untuk terus optimal memenuhi tugas perlindungan dan pemulihan saksi dan korban,” kata Hasto.

Dukungan masyarakat terhadap kerja LSPK juga akan sangat berperan dalam tugas perlindungan dan pemulihan saksi dan korban di Indonesia, ujarnya.

Artikel sebelumyaPIA melakukan bakti sosial dalam rangka HUT ke-76 DPR
Artikel berikutnyaPolda Maluku pecat 13 orang